Latest News
Tuesday, December 10, 2019

Pentingnya Sex Education Oleh Orang Tua Dalam Mengasuh Anak

Ilustrasi pendidikan seks untuk anak-anak. FOTO/Getty Images

SeputarPemalang.Com - Banyak orangtua merasa bingung atau tidak tahu bagaimana memulai mengajarkan pendidikan seks kepada anak. Satu hal yang perlu Anda ingat adalah sex education pada anak berbeda halnya dengan mengajarkan anak melakukan seks.

Sex education adalah pengetahuan bagi anak untuk mengenali fungsi tubuhnya, memahami etika dan norma sosial serta konsekuensi dari setiap perbuatannya. Tanpa edukasi seks, rasa penasaran pada anak dapat berakibat ia mengambil keputusan yang tidak bijaksana saat mengeksplorasi seksualitasnya.

Usia remaja adalah masa pubertas di mana remaja mengalami banyak sekali perubahan baik secara fisik maupun psikis akibat bergejolaknya hormon. Agar anak Anda tidak terjerumus dalam perilaku seksual yang berbahaya, bimbinglah mereka agar memahami fungsi seks dan bagaimana mengatasi perubahan yang mereka alami selama masa pubertas berlangsung. (Durex.co, 14/03/2019)

sex education sudah seharusnya diberikan kepada peserta didik sejak dini, terlebih buat yang sudah beranjak remaja, meskipun masih diambang pro dan kontra. Namun hal ini penulis anggap penting karena mengacu pada dua aspek, yaitu untuk mencegah ambigunya pendidikan seks maupun pengetahuan tentang kesehatan reproduksi di kalangan remaja. 

Karena rata-rata saat para pelajar tumbuh menjadi remaja, mereka belum mengerti dengan seks, sebab orang tua masih menganggap bahwa membicarakan mengenai seks adalah hal yang tabu. Kompasiana, 3/12/2019)

Maka dari itu kini perlu ditekankan kembali pentingnya sex education diberikan kepada anak-anak sampai usia dewasa. Namun sebelumnya perlu dipahami bahwa sex education ini bukan berarti untuk mendorong anak didik mempraktikan perilaku seks dengan lawan jenisnya. Namun justru untuk mencegah dan melindungi anak didik dari segala tindakan yang mengarah pada seks bebas serta diberikan informasi dan pembelajaran seks yang benar.

Setiap sekolah dan para pendidiknya harus menyadari bahwa pada era sekarang ini pendidikan seks sangat penting untuk mengawal tumbuh kembang anak remaja. Maka dari itu perlu adanya kebijakan memasukan pendidikan seks (sex education) ke dalam kurikulum sekolah maupun mengarahkan terhadap setiap orang tua agar memberikan pendidikan seks terhadap putra-putrinya. 

Karena sebenarnya orang tua memegang peran pentingdalam memberikan edukasi tentang sekspada putra-putrinya, dan sekolah hanya membantu.Karena selama sehari 2/3-nya anak berada dirumah.

Adapun yang perlu diperhatikan adalah cara menyampaikan pendidikan seks harus diintegrasikan dengan pendidikan agama. Karena peran agama sendiri adalah mendidik moral. Terutama lebih ditekankan tentang hukum dalam agama termasuk siksa dan sanksinya, juga moral dalam pandangan keluarga dan masyarakat sekitar.

Sex educationitu harus diajarkan sedini mungkin dan setiap tahapan perkembangan anak pun harus berbeda edukasi yang diberikan. Selain itujuga harus diberikan dengan penjelasan yang jelas dan berhati-hati agar tidak terjadi salah penafsiran bagi si anak. Selanjutnya disesuaikan dengan kondisi masyarakat sekarang, latar pendidikan, dan latar keluarga.

Pada intinya sex education ini sebenarnya mempunyai pembahasan yang komplek. Mencakup masalah psikologi, sosio-kultural, agama dan kesehatan. 

Maka dianggap sangat perlu untuk segera merumuskan kurikulum sex education sebagai sarana pencerahan bagi anak-anak maupun remaja, agar tidak tersesat lagi akibat menjadi korban buta seks. 

Apabila tak berbenah dari sekarang, dalam sepuluh tahun lagi kemungkinan besar kasus seperti ini pelakunya bukan lagi serendah anak SMP, tapi bisa anak-anak yang masih SD juga sudah pada belajar dan menjajal (Idntimes.com, 11/07/2019)

Oleh karena pertimbangan inilah pendidikan seks kepada anak dilakukan dengan tujuan:
1.Membantu anak mengetahui topik-topik biologis seperti jenis kelamin, pertumbuhan, dsb.
2.Mencegah anak-anak dari tindak kekerasan
3.Mendorong anak menciptakan hubungan yang baik 
4.Mencegah anak terlibat dalam sexual intercourse (hubungan seksual)


Penulis:
Agus Nanang G UNNES


KOMENTAR ANDA

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Pentingnya Sex Education Oleh Orang Tua Dalam Mengasuh Anak Rating: 5 Reviewed By: Asriyatno