Latest News
Saturday, December 12, 2015

Agung - Afif Minta KPUD Pemalang Tunda Rekapitulasi

 Mukti Agung Wibowo dan Afifudin - Radar Tegal
SeputarPemalang.Com - Hari Jumat (11/12) lalu , Sumari Tim Pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Bupati serta Wakil Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo serta Afifudin, memohon Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Pemalang menunda rekapitulasi serta penetapan pemenang Pilkada Pemalang.

Permohonan Sumari itu didasarkan pada banyaknya kecurangan-kecurangan yang ditemukan timnya ketika Pilkada Pemalang berlangsung. Dimana menurut Sumari banyak kecurangan-kecurangan itu dilakukan secara sistematis salah satu paslon. 

Indikasinya dapat tampak contohnya adanya pengkondisian jaringan birokrasi baik PNS, guru, serta kepala desa secara terstruktur serta masif. Lainnya itu, ungkap Sumari, ada penggunaan anggaran serta fasilitas negara, baik yang bersumber dari APBD/APBN serta perusahaan daerah untuk memenangkan salah satu paslon dalam ini adalah Incumbent.

Masih menurut Sumari bahwa kecurigaan-kecurigaan itu, dapat dilihat dari kasus seperti penggunaan dana program keluarga harapan dari Kementrian Sosial, indikasi lelang pemenangan TPS salah satu paslon yang dilakukan kepala-kepala SKPD serta perusahaan daerah, serta pencarian dana ADD yang dicairkan mendekati coblosan 9 Desember lalu. 

Bagi Sumari dana-dana tadi dimanfaatkan untuk memenangkan salah satu paslon. Selanjutnya, ada juga intimidasi serta teror kepada Calon Wakil Bupati Pemalang Afifudin serta timsesnya. Terakhir, kata Sumari, diskriminasi pelayanan publik kepada masyarakat yang tak mendukung kepada salah satu paslon.

"Dari indikasi-indikasi kecurangan inilah, kami menyatakan sikap. Tunda rekapitulasi suara tingkat kabupaten serta penetapan paslon terpilih,” paparnya sebagaimana dilansir RadarTegal.com

Kecuali itu, tim juga mendesak Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara serta Reformasi Birokrasi, Komisi Aparatur Sipil Negara, Panwaslu, Komisi A DPRD, serta Bawaslu menginvestigasi kecurangan-kecurangan itu. 

Sumari juga meminta pihak BPK, BPKP, serta KPK mengaudit penggunaan APBD 2015 serta mengambil tindakan papar jika buktinya ada pelanggaran tindak pidana pilkada, pidana umum, maupun pidana korupsi. 

Sedangkan, Mukti Agung Wibowo berterima kasih kepada semua tim partai koalisi maupun tim pemenangan, pendukung, relawan, serta masyarakat Pemalang yang telah memilihnya.

“Kami memohon maaf jika dalam pelaksanaan, keseharian, serta kegiatan-kegiatan selama pilkada ada kekurangan," kata Agung yang tak lain adalah adik dari Bupati Brebes Idza Priyanti.

Kini Agung masih menunggu hasil resmi dari KPU Pemalang. Sementara Afifudin memohon kecurangan-kecurangan yang merugikan segera diusut. “Pengkondisian serta mengorganisasi aparatur negara, itu melanggar UU. Karena itu, ini tak dapat dibenarkan. Apapun bentuknya kebenaran harus di papar," pungkasnya.

Berdasarkan informasi dari KPUD Pemalang, jumlah suara sah 644.141 dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Pemalang yang mencapai 1.096.723 suara. Walaupun hari pengumuman dari KPU baru diumumkan tgl 17-18 Desember 2015 , akan tetapi hasil hitungan cepat ( qiuck qount) biasanya tidak telalu banyak melencengnya.[DHA]



KOMENTAR ANDA

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Agung - Afif Minta KPUD Pemalang Tunda Rekapitulasi Rating: 5 Reviewed By: Dhani Habib AlHuda