Latest News
Thursday, December 3, 2015

14 Motor Curian Diamankan Polres Pemalang

14 Motor Curian Diamankan Polres Pemalang

SeputarPemalang.Com - Dengan berpura-pura mancing burung, dengan membawa peralatan berupa potongan ranting – ranting pohon yang telah diberi lem (Jawa Pulut), AS (29 )dan MRP (18) berkendara Yamaha Mio. Dimana dalam perjalanan ke arah Bantarbolang, sesampainya di jalan lingkungan persawahan Desa Penggarit – Pemalang, mereka berhenti.

AS yang telah menyiapkan kunci leter T yang di diselipkan balik bajunya, kemudian langsung mendekati motor Honda Astrea nopol G 7466 ND calon mangsanya yang terparkir di pinggir jalan, serta selepas memastikan situasi benar –benar sepi, AS beraksi membuka paksa anak kunci dengan kunci T serta mengambil sepeda motor tersebut. 

Tapi apes, MRP rekanya yang bertugas membawa balik peralatan mancing burung serta sepeda motor Mio, mengalami kecelakaan menabrak pengendara sepeda onthel, akibatnya keduanya menderita luka cukup parah, malahan korbanya sekarat. 

Karena merasa ketakutan, lalu berpura–pura menolong AS menukar sepeda Yamaha Mio yang dikendarai oleh MRP dengan sepeda motor Honda Astrea hasil curiannya, serta kunci letter T dibuang di sungai sekitar TKP kecelakaan, masuk DPB (Daftar Pencarian Barang)

Kecelakaan tersebut ditangani oleh Sat Lantas, tapi karena MRP tak mempunyai surat –surat / dokumen syah kendaraan, maka peristiwa tersebut diinformasikan ke Sat Reskrim serta dari hasil Interogasi yang dilakukan oleh Sat Reskrim, terungkap bahwa MRP serta AS baru saja beberapa ketika melakukan kejahatan pencurian sepeda motor di jalan areal persawahan Desa Penggarit. Kejadian tersebut terjadi pada Hari Kamis (5-11-2015)

Selepas AS sukses ditangkap Hari Senin (1611), membenarkan pengakuan MRP malahan penyidik sukses mengembangkan serta mengungkap belasan TKP curanmor lainnya dalam waktu yang berbeda di wilayah Kabupaten Pemalang serta keseluruhan TKP di pinggir jalan areal persawahan.

Dalam melakukan perbuatannya di belasan TKP, AS masing–masing melakukanya dengan MRP 2 dua TKP, dengan IR (17) tiga TKP, DIK (15) tiga TKP serta LUC (19) empat TKP belum tertangkap (DPO) serta masih diburu oleh Tim Buser.

AS akui bahwa memilih mengambil sepeda motor di pinggir sawah, karena disamping lebih enteng mengambilnya, baginya pemiliknya juga tak terlalu mempermasalahkan, pasalnya rata – rata bukan motor baru. Adapun uang hasil penjualan motor curian dibagi dengan pasangan mencuri serta sudah habis dipakai untuk keperluan sehari – hari.

Adapun pasangan ketika mencuri berganti – ganti serta rata – rata masih anak – anak, karena gampang diajak serta diperintah serta tak protes ketika mbagi uang hasil penjualan motor curian. 

Sedangkan itu, lain halnya dengan dengan S (43) yang bersangkutan adalah pelaku curanmor spesialis kunci gantung. Dalam operasinya selalu berjalan kaki di sepanjang jalan hingga dengan menemukan sepeda motor yang terparkir dengan anak kunci kontak yang masih tergantung di tempatnya, maka dengan enteng S mengambil serta membawa lari sepeda motor yang menjadi targetnya. 

Buktinya cara ini cukup efektif, dalam kurun waktu dua bulan sukses menyabet lima unit sepeda motor yang terparkir dengan anak kunci yang masih menggantung di tempatnya di depan rumah serta juga toko – toko, di daerah Comal, Petarukan serta Pemalang.

Pelaku ditangkap Tim Buser Sat Reskrim Polres Pemalang pada ketika menawarkan sepeda motor Honda Beat warna hitam nopol G-5698-JW hasil curiannya di daerah Pagaran Pemalang, kepada Tim Buser yang melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut di daerah Comal. 

Ketika dilakukan pemeriksaan, yang bersangkutan juga mengakui sudah mengambil Honda Mega Pro di Petarukan akhir Oktober 2015 serta sudah dijual kepada seseorang di daerah Pekalongan seharga Rp3.500.000. Adapun uang penjualanya sudah dipakai untuk keperluan sehari- hari serta tinggal sisa Rp500.000 disita penyidik untuk barang bukti. 

Dari perbuatan ke lima pelaku, sedangkan penyidik sukses menyita 14 (empat belas) sepeda motor hasil curian berbagai merk serta type.


Kapolres Pemalang, Ajun Komisaris Besar Polisi Kingkin Winisuda SH, SIK memaparkan bahwa ASdalam melakukan perbuatanya menggunakan kunci letter T serta kerap kali mengajak anak di bawah umur, hal ini disebabkan karena anak lainnya gampang diajak, juga tak melakukan protes ketika pembagian uang hasil penjualan motor curian. 

Lain halnya dengan tersangka S, pelaku tunggal yang memburu sepeda motor sasaranya dengan anak kunci yang menggantung / menempel ditempatnya, lainnya gampang mengambil, uang hasil penjualannyapun menjadi miliknya sendiri. 

Tersangka kelompok A dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke 4e serta 5e KUHP, dengan ancaman hukuman 9 (sembilan) tahun penjara. Khusus untuk tersangka IR serta DIK karena masih dalam kategori anak-anak, maka penyidikanya secara khusus serta dalam perlakuan khusus pula seperti diatur dalam Undang– undang RI Nomor 11 Tahun 2012 tentang Peradilan Anak.

Sementara tersangka S dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun penjara. 

Pada peluang ini, Kapolres mengimbau serta mengajak seluruh warga masyarakat untuk lebih berhati –hati serta meningkatkan kewaspadaan dalam memarkir sepeda motornya.

"Jangan samapai anak kunci kontak ditinggal serta biasakan mengunci stang, Ulangi biasakan mengunci stang, serta demi keamanan, pasang tambahan kunci pengaman rahasia. Selanjutnya kepada para orang tua, diimbau agar lebih waspada dalam mengawasi serta mengendalikan putra-putrinya, maka anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa ini tak terjerumus dalam perbuatan kejahatan / pidana apapun,"ujar Kapolres Pemalang, AKBP Kingkin Winisuda SH, SIK sebagaimana diberitakan Tribatanews.[Sapto Marsono-Humas Polres Pemalang]


KOMENTAR ANDA

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: 14 Motor Curian Diamankan Polres Pemalang Rating: 5 Reviewed By: Dhani Habib AlHuda