Latest News
Thursday, November 19, 2015

Ditawar Murah, Warga Enggan Jual Tanah Untuk Pembangunan Tol Pemalang-Pekalongan



SeputarPemalang.Com - Proses pembangunan Tol Pemalang-Pekalongan, Jawa Tengah masih terkendala masalah pembebasan lahan. Dimana para pemilik lahan Desa Soko Duwet, Pekalongan Selatan, Ulik (33) mengatakan warga tak mau menjual tanah miliknya karena tim appraisal menawar lahan mereka masih di bawah harga pasaran.

Pemilik lahan akan menyerahkan lahan maupun rumah yang dimiliki tetapi harganya yang realistis dibanding harga yang sekarang ditawarkan  tim appraisal.

"Saat ini harga yang ditawarkan oleh tim masih di bawah harga pasaran sehingga kami menolak menjual. Berdasar nilai jual objek pajak (NJOP), harga tanah di Kelurahan Soko Duwet Rp 900 ribu per meter dan harga pasaran mencapai Rp 1,6 juta per meter sedang tim hanya menawar Rp 1 juta per meter," kata Ulik sebagaimana dlansir Antara, Kamis (19/11).

Sedangkan Ketua Panitia Pelaksana Pembebasan Tanah (P2T) Proyek Jalan Tol Pemalang-Pekalongan Heri Sulistyo menargetkan pembebasan lahan ditargetkan rampung akhir tahun ini. 

"Walau proses pembebasan lahan milik warga Kelurahan Soko Duwet, Kecamatan Pekalongan Selatan belum mencapai kesepakatan, kami berharap dapat selesai Desember 2015," paparnya.

Menurutnya, sesuai undang-undang (UU), penilaian proses pembebasan lahan milik warga menjadi kewenangan tim appraisal.

"Oleh karena, jika pemilik lahan tidak setuju maka akan ditindaklanjuti sesuai undang-undang. Kita hanya menjalankan tugas sehingga jangan ada pikiran berseberangan," imuhnya.

Dia mengatakan anggaran pembebasan lahan milik warga Soko Duwet untuk pembangunan jalan tol Rp 22 miliar.

"Tanah milik 41 warga yang akan dibebaskan ini seluas 11.641 meter persegi," pungkasnya.[Antara/Merdeka]


KOMENTAR ANDA

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Ditawar Murah, Warga Enggan Jual Tanah Untuk Pembangunan Tol Pemalang-Pekalongan Rating: 5 Reviewed By: Dhani Habib AlHuda