Latest News
Sunday, October 4, 2015

Terkait Kasus Pilkada, 21 Sekda Dipanggil Gubernur Jateng

Ganjar Pranowo - Gubernur Jateng - Google Images
SeputarPemalang.ComPemprov Jateng akan memanggil 21 Sekda kabupaten/kota yangg wilayahnya menyelenggarakan Pilkada tahun ini. Perihal ini sebagai buntut dugaan ketidaknetralan Sekda Kabupaten Pemalang, Budhi Rahardjo, yang disebut Bawaslu RI sudah menarik tiga PNS yang diperbantukan di Panwas Pemalang.

Plh Sekda Jateng juga Ketua Korpri Jateng Djoko Sutrisno berujar pihaknya belum mengetahui dengan detil kejadian di Panwas Pemalang. Termasuk penyebab kembalinya PNS ke dinas asal, apakah ditarik atau memang mengajukan diri untuk kembali. 

Namun dikatakannya, bila PNS yang diperbantukan di Panwas kembali ke dinas masing-masing maka akan menimbulkan masalah dalam kinerja Panwas Pemalang.

“Akan ditindaklanjuti ada rapat Hari Selasa (6/10). Akan diikuti 21 Sekda yang daerahnya menyelenggarakan Pilkada. Ini tentang netralitas PNS,” ujar Djoko, seperti dikabarkan Suara Merdeka Hari Minggu (4/10).

Tiga PNS Pemkab Pemalang yang sebelumnya bertugas di Panwas Pemalang adalah Arief Rachman Hakim yang menjabat sebagai kepala sekretariat kembali bertugas di BKD Pemalang.

Rusmiati yang menjadi bendahara kembali bertugas di Bagian Tata Pemerintah Setda Pemalang serta Ahmad Zubaedi yang menjadi staf kembali bertugas sebagai Kasi Ketentraman serta Ketertiban Umum Kelurahan Widuri Pemalang.

Secara prinsip, kembalinya PNS ke dinas asal adalah hal yang wajar. Tapi, hal ini menjadi masalah karna kembalinya PNS di saat-saat dibutuhkan oleh Panwas, malahan krusial. Ditambah belum adanya petugas pengganti untuk membantu kinerja Panwas.

“Keberadaan mereka (PNS) di Panwas untuk membantu tugas Panwas dalam penyelenggaraan pemilu. Jika seperti ini, harus ada yang menggantikan. Prosesnya, Panwas harus mengajukan terlebih dulu,” bisik Djoko.

Akibat kembalinya tiga PNS ke dinas maka anggaran operasional, termasuk gaji, untuk Panwas kabupaten, kecamatan serta panitia pengawas lapangan (PPL) tidak dapat dicairkan. Anggaran dapat cair jika ada tanda tangan kepala kesekretariatan serta bendahara.[Suara Merdeka]


KOMENTAR ANDA

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Terkait Kasus Pilkada, 21 Sekda Dipanggil Gubernur Jateng Rating: 5 Reviewed By: asri yatno