Latest News
Monday, October 26, 2015

Jambore Bidan Ajang Evaluasi Bidan

Jambore Bidan Ajang Evaluasi Bidan

SeputarPemalang.Com - Berbagai upaya dilakukan oleh Dinas Kesehatan dalam upaya mempercepat  penurunan AKI (Angka Kematian Ibu) dan AKB (Angka Kematian Bayi) salah satu diantara kegiatannya yaitu mengadakan pertemuan Bidan desa yang lebih tenar dikenal dengan istilah jambore bidan. Jambore merupakan  kata yang  sudah  tidak asing lagi bagi kita. Kata ini lebih identik melekat dengan  dunia kepanduan atau kepramukaan. 

Sebenarnya istilah jambore adalah pertemuan besar untuk penggalang yang diambil dari bahasa salah satu  suku di Afrika yang artinya adalah pertemuan besar. Istilah ini kemudian berkembang lebih luas tidak hanya di dominasi oleh dunia kepramukaan saja karena kontens jambore itu sendiri adalah pertemuan besar, demikian juga dalam dunia kesehatan. 

Sementara bidan desa adalah seorang bidan yang telahdi percaya dan diberi kepercayaan yang lebih dari pemerintah/Negara untuk membantu masyarakat. 

Bidan adalah salah satu dari beberapa tenaga kesehatan yang bertugas dalam mewujudkan Visi Pembangunan Kesehatan yaitu “Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan”. 

Desa Siaga aktif memiliki empat tingkatan dimana tingkatan terendah adalah desa siaga pratama, kemudian desa siaga madya, desa siaga purnama dan terbaik yang menjadi harapan bangsa maupun dunia adalah desa siaga aktif mandiri.

Jadi bisa di simpulkan Jambore bidan adalah pertemuan besar untuk profesi bidan yang tersebar di pelosok-pelosok desa ataupun berbagai wilayah yang terorganisir yang nantinya memiliki sasaran: 

  • Pertama, penguatan-penguatan komitmen stakeholder di daerah; 
  • Kedua, mobilisasi isu gagasan dan capaian bagi Pembangunan Perdesaan Sehat, serta; Ketiga mengundang keterlibatan masyarakat atas konsepsi dan implementasi Pembangunan Perdesaan Sehat. 

Pertemuan ini biasanya diadakan oleh Seksi Bina Kesehatan Keluarga Bidang Kesra dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota  dalam rangka evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kompetensi Bidan Desa. Pertemuan ini membahas mengenai tugas pokok dan fungsi Bidan Desa dan mempresentasikan hasil  kerja bidan setahun. Hadir sebagai peserta dalam kegiatan ini adalah seluruh

Pimpinan Puskesmas dan Bidan Desa Se Kabupaten. 

Dengan ditetapkannya tingkatan desa siaga tersebut, maka Desa Siaga dan Kelurahan Siaga yang saat ini sudah dikembangkan harus dievaluasi untuk menetapkan apakah masih dalam kategori Desa dan Kelurahan Siaga atau sudah dapat dimasukkan ke dalam salah satu dari tingkatan/kategori Desa dan Kelurahan Siaga Aktif. 

Kerangka pelaksanaan kegiatan Jambore bidan pedesaan Sehat adalah Peraturan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal No. 1 Tahun 2013 tentang Pedoman Pembangunan di Daerah Tertinggal. Adanya pelaksanaan jambore bidan ini diharapkan bisa mengurangi kesenjangan layanan kesehatan di berbagai perdesaan di Indonesia dan  terciptanya koordinasi antar kementerian untuk mengatasi kesenjangan layanan kesehatan.

Lebih luas lagi mengenai layanan kesehatan di perdesaan tidak bisa dibebankan kepada Kementerian Kesehatan saja, tetapi juga menjadi kewajiban Kementerian Pekerjaan Umum untuk pengadaan air bersih dan Kementerian Pertanian untuk ketanan pangan. Kegiatan ini melibatkan perwakilan dari Dinas Kesehatan seluruh daerah tertinggal, Relawan Perdesaaan Sehat, Ahli Kesehatan, Ahli Gizi, Ahli Lingkungan, asossiasi dokter, Bidan, perguruan tinggi, serta pihak-pihak yang relavan lainnya.

Ditingkat atas atas kegiatan serupa biasanya dinamakan Simposium. Forum Simposium lebih luas dibandingkan dengan jambore bidan karena pada kegiatan ini seluruh komponen yang berhubungan dengan dunia kesehatan dan yang fokus pada pembahasan upaya percepatan pembangunan kesehatan terutama  di daerah tertinggal diundang. 

Simposium ini nantinya akan mendiskusikan permasalahan kesehatan dengan diskusi panel pertama dari kemeterian Pembangunan Daerah Tertinggal RI, keenteri Kesehatan RI,dan kemnteri PU.Sehingga diharapkan adanya titik temu dan adanya solusi dari permasalahan yang ada di masyarakat terutama mengenai kesehatan.


Penulis: Imam Rohudin,S.Pd Mahasiswa S2 Reguler UNNES Semarang (Alumnus Ponpes Lirboyo dan Gontor Jatim, Mantan Ketua Umum HMI Cab.Purwokerto, Asal Desa Glonggong Kec.Wanasari Kab.Brebes)

KOMENTAR ANDA

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Jambore Bidan Ajang Evaluasi Bidan Rating: 5 Reviewed By: Dhani Habib AlHuda