Latest News
Friday, September 18, 2015

Wakapolres Pemalang Ingatkan Agar Hasil Pengamanan "Gepeng" Dibina Dinas Terkait

Wakapolres Pemalang Ingatkan Agar Hasil Pengamanan "Gepeng" Dibina Dinas Terkait

SeputarPemalang.Com - Kompol Prawoko, SE Wakapolres Pemalang mewakili Kapolres Pemalang menganggap bahwa PGOT (Pengemis, Gelandangan dan Orang Terlantar) adalah persoalan sosial serta masyarakat yang selalu ada serta menghiasi di setiap sudut kota, termasuk di kota Pemalang. 

Dimana permasalahan tersebut cukup pelik serta komplek, sehingga penangananya harus melibatkan serta menjadi tanggung jawab semua pihak.

Perihal ini disampaikan Wakapolres Pemalang ketika membuka Pembinaan serta penyuluhan penanganan PGOT di Gedung Rekonfu Hari Rabu (16-09-2015). Menurutnya, dalam pelaksanaan kegiatan razia PGOT, harus dilakukan secara bersama antar lintas sektoral (Polri, Satpolol PP serta Dinsos).

Kemudian, hasil tangkapanya harus ditangani secara baik serta benar (pembinaan serta rehabilitasi) oleh Dinas perihal yang diberi tanggung jawab untuk itu, serta bukan hanya dibuang di tempat lain. 

Binluh ini diikuti oleh 100 orang peserta, yang terdiri dari Kanit Intel Polsek jajaran, Linmas / Polden, Satpol PP serta Dinas Sosial. Adapun sebagai pemateri adalah Kadinsosnakertrans Kabupaten Pemalang Akhmad Patah, SIP, MSi, Balai Pelayanan serta Rehabilitasi Dinas Sosial Provinsi Jateng Rustinawati serta Kasat Binmas Polres Pemalang AKP H. abdul Kholik, S.H. 

Sementara Kadinsosnakertrans menyatakan bahwa pelaksanaan kegiatan penanganan Pengemis, Gelandangan serta Orang Terlantar (PGOT) sangatlah penting dilakukan sebagai upaya Penertiban serta Pembinaan bagi pengemis, gelandangan serta Orang Terlantar di Kabupaten Pemalang, sebagai bentuk penertiban serta keindahan kota dari penyakit sosial serta penyakit masyarakat. ini juga untuk diberikan pembinaan serta rehabilitasi, agar pengemis, gelandangan serta orang terlantas tak lagi melakukan aktifitasnya di jalanan lagi.

Sedangkan Rustinawati menjelaskan bahwa sesuai dengan visinya, Balai Rehabilitasi Sosial harus mampu serta profesional dalam mewujudkan keberfungsian sosial penyangang masalah kesejahteraan sosial PGOT serta Mantan Psikotik. 

Lainnya meningkatkan kemampuan serta ketrampilan pelaksana balai dalam penyelenggaraan usaha kesejahteraan sosial, Balai Rehabilitasi juga bertekat untuk memperkuat kerjasama lintas sektoral dalam penyelenggaraan pelayanan sosial serta rehabilitasi sosial pengemis, gelandangan, orang terlantar serta mantan psikotik terlantar.

AKP H Abdul Kholik, S.H. memaparkan bahwa lainnya masalah PGOT, masalah yang tak kalah pentingnya serta kini berkembang cepat adalah permasalahan ISIS.

“Kita semua tahu bahwa ISIS (Islamic State of Irak and Syiria) adalah kelompok militan jihad yang tak diakui di Irak, Suriah serta berbagai negara di dunia termasuk Indoensia,” paparnya sebagaimana ditulis TribataNews.

Berbagai upaya sudah dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk mengantisipasi / mencegah berkembangnya paham ISID. Diantaranya memblokir seluruh situs propaganda diberbagai media sosial / internet.

Karena ISIS adalah kelompok militan aliran keras / radikal berkedok Islam, dengan berbagai upaya agitasi serta provokasi, berupaya menjelmakan cita–citanya di Indonesia serta negara lainya di dunia. 

“Untuk itu, untuk menangkal serta mengantisipasi berkembangnya paham tersebut, sangat diharapkan peran aktif dari Unit Intel Polsek jajaran, Babinkamtibmas, Poldes, Linmas serta aparat lainya, bersinergi untuk bersama–sama menangkal paham ISIS,” ujar Kasat Binmas.[Humas Polres Pemalang]



KOMENTAR ANDA

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Wakapolres Pemalang Ingatkan Agar Hasil Pengamanan "Gepeng" Dibina Dinas Terkait Rating: 5 Reviewed By: Dhani Habib AlHuda