Latest News
Wednesday, August 12, 2015

Pemuda Sehat Idaman Bangsa


SeputarPemalang.Com - Kata pemuda tidaklah asing bagi kita. Apalagi bagi generasi tua yang sudah mengalami masa muda. Kata peribahasa masa muda adalah masa yang mnyenangkan. Istilah pemuda dalam bahasa Brebesnya adalah "cah enom". 


Jika mendengar kata "cah enom" langsung identik dan terimage seneng gelut, tawuran, hura-hura, sukar diatur, uripe sakarepe dewek. Padahal kalau kita telisik lebih mendalam  bahwa pemuda adalah orang yang mampu membuat bangsa kita menjadi lebih maju, lebih dikenal oleh negara-negara lain. Pemuda harus bisa menjadi pemimpin untuk dirinya sendiri dan orang lain agar bisa memimpin negara kita kedepan. 


Pemuda sekarang kebanyakan sudah mengenal narkoba dan jenis-jenisnya mungkin karena perkembangan zaman, padahal seharusnya pemuda harus menjauhi, menolak, dan menghindari perubahan zaman yang berdampak negatif bagi kesehatan keluarga dan lingkungan masyarakat.

Bukankah baginda Nabi Muhammad SAW sudah memberikan nasehat. Bahwa Pemuda sekarang adalah pemimpin yang akan datang. Pemuda adalah tiang negara apabila pemudanya rusak maka rusaklah suatu negara dan apabila pemudanya baik maka baiklah suatu negara.


Sebagaimana di perkuat oleh maqolah syech imam syafi’i bahwa bukanlah dikatakan seorang pemuda, pemuda yang mengatakan inilah bapak saya, akan tetapi yang dikatakan pemuda adalah orang yang mengatakan inilah saya.


Dengan dikandung maksud bahwa pemuda yang ideal adalah pemuda yang tidak mengumbar ucapannya terhadap jasa, pangkat, jabatan dan kehormatan orang tuanya dengan berbangga diri akan tetapi pemuda yang ideal adalah pemuda yang mampu mendayagunakan potensi yang dimiliki untuk kesuksesan dirinya. 


Dengan demikian,kehidupan bangsa Indonesia akan semakin kokoh apabila pemuda bangsa bisa memahami keadaan masyarakat dan melakukan gotong royong secara bersama. Gotong royong adalah perjuangan bantu membantu secara ikhlas untuk bisa mendekatkan diri kepada masyarakat.


Secara umum arti pemuda dari beberapa sumber mengatakan bahwa setidaknya arti pemuda memiliki tiga kategori yaitu menyangkut batasan usia pemuda sifat atau karakteristik pemuda, dan tujuan dari aktivitas kepemudaan. Secara biologis, yang digolongkan pemuda adalah mereka yang berumur antara 15 sampai dengan 30 tahun.


Dari segi psikologis, kematangan seorang pemuda dimulai pada usia 21 tahun, sedang batasan manusia muda sebagai generasi penerus generasi terdahulu menentukan usia antara 18 sampai 30 tahun dan kadang-kadang mencapai usia 40 tahun.


Menyesuaikan dengan tingkatan usia yang terjadi pada setiap manusia, maka pemuda dapat digolongkan kepada tingkatan diantara akhir masa remaja sampai dengan akhir dewasa awal, atau dengan kategori usia berada antara umur 18 hingga 40 tahun. 


Kelebihan dan Kekurangan Pemuda

Banyak kelebihan dan kekurangan sebagai seorang pemuda sebagaimana yang di lansir di http://ekkinuarihakim.blogspot.com. Bahwa  berdasarkan letaknya yang berada di antara akhir masa remaja sampai akhir dewasa awal, maka pemuda memiliki ciri-ciri yang secara positif dan negatif sebagai berikut:


1.Kemampuan koginitifnya sudah penuh, hal ini tercermin dari kemampuan pemuda dalam mengetahui dan memahami suatu persoalan yang pada akhirnya dapat membentuk sikap pemuda terhadap permasalahan yang dihadapinya.


2.Kematangan emosional, bahwa pemuda dengan dilandasi kemampuan berpikirnya dapat mengendalikan dan menempatkan emosinya dalam menghadapi permasalahan.


3.Fungsi reproduksinya meningkat, sejalan dengan perkem¬bangan biologis seorang pemuda adalah kelompok manusia yang lebih siap untuk menikah dan memiliki keturunan.


4.Banyak masalah, bahwa pemuda memang kaya akan ide-ide, dan ide ini sendiri dilandasi oleh nilai-nilai ideal. Namun tidak semua ide dan keinginan tersebut dapat terwujud karena kondisi di masyarakat sulit sekali mewujudkan nilai ideal tersebut.


5.Keterasingan sosial, kemampuannya untuk berpikir ideal dan tidak memihak acapkali mendorong pemuda pada keadaan yang terasing dari lingkungan sosial.


6.Rasa tanggung jawab yang tinggi, hal ini dilandasi keinginan untuk mewujudkan segala sesuatu yang menjadi keinginannya. Akibatnya segala sesuatu yang dikerjakan, dilakukannya secara bertanggung jawab.


7.Kreatif dan inovatif, hal ini berkaitan dengan penciptaan ide-ide atau pemikiran-pemikiran yang berkaitan dengan masalah yang sedang dihadapi.


8.Ketergantungan dengan generasi yang lebih tua, hal ini dilandasi kenyataan pemuda itu masih kurang akan pengalaman dan pengalaman itu adanya pada generasi yang lebih tua.


Ciri- ciri Pemuda yang Sehat


Pemuda sehat merupakan pemuda yang sangat di nanti kiprahnya oleh bangsa. Adapun ciri-ciri pemuda yang sehat adalah pemuda yang memenuhi beberapa kriteria baik sehat secara fisik maupun sehat secara mental yaitu :

  1. Selalu menjaga kebugaran badannya dengan rajin berolahraga.
  2. Selalu rajin sholat 5 waktu.
  3. Selalu melindungi diri sendiri dari pengaruh negatif.
  4. Selalu memakan  makanan yang bergizi 4 sehat 5 sempurna.
  5. Selalu berdisiplin.
  6. Pemuda yang penuh tanggung jawab.
  7. Selalu ikut organisasi di lingkungan sekitar.
  8. Selalu menaati peraturan di lingkungan sekolah maupun negara.
  9. Selalu menghormati omaongan orang lain.
  10. Selalu menghormati orang yang lebih tua.
  11. Selalu membantu orang yang lebih susa.
  12. Pemuda sehat selalu menaati norma-norma yang berlaku.
  13. Tidak memakai narkoba dan tidak suka tawuran.
  14. Bisa memimpin dirinya sendiri, keluarga, dan orang lain.
  15. Tidak terpengaruh dengan pergaulan bebas.
  16. Menjaga nama baik keluarga, lingkungan dan negara.
  17. Pemuda yang bisa menjaga kelestarian lingkungan atau alam sekitar.



Manfaat Pemuda 
Pemuda begitu penting bagi bangsa, maka dari itu banyak manfaat pemuda bagi pembangunan bangsa diantaranya  yaitu :

  1. Untuk meneruskan generasi dan estafet kepemimpinan bangsa dan negara yang akan datang.
  2. Untuk memajukan kesejahteraan bangsa dengan semangat entre freneurshif.
  3. Untuk membangkitkan bangsanya dengan kerja keras dan belajar.
  4. Bisa untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan.
  5. Bisa untuk menjaga keamanan / ketertiban lingkungan disekitar.
  6. Untuk mengawasi dan mencegah serta memberantas orang-orang yang melakukan tindakan korupsi.
  7. Bisa untuk jadi duta dalam memperkenalkan budaya-budaya yang jarang di kenal oleh masyarakat dan mancanegara
  8. Bisa untuk menjadi pionir di tengah-tengah masyarakat dalam mencintai produk dalam negeri.
  9. Bisa untuk memberikan contoh terhadap norma-norma yang baik, agar norma yang biasa dilanggar pada masyarakat bisa diminimalisir.



Pemuda dan Pembangunan Bangsa
Posisi pemuda yang begitu strategis sehingga menurut http://acepwahyuhermawan79.blog.com bahwa  peran pemuda apalagi  sejalan dengan semangat desentralisasi, dengan pelimpahan kekuasaan dan wewenang yang lebih luas dari pemerintah, maka pemerintah daerah kini membuka kesempatan bagi setiap masyarakat mengisi pembangunan daerah. 


Pemuda sebagai elemen penting masyarakat dalam pembangunan daerah, sudah sepatutnya memaknai dan mewarnai setiap kebijakan pembangunan daerah. Disinilah pentingnya pemuda memposisikan diri dan mengambil peran-peran strategis dalam pembangunan daerah saat ini.


Dalam jejak rekamnya, pemuda acapkali dalam posisi sebagai pelopor pembaharuan, pelatuk perubahan sekaligus pengawal perubahan. Semangat perubahan yang menjiwai semangat desentralisasi mestinya menemukan titik yang sama dengan peran yang telah melekat dalam diri pemuda. 


Menterjemahkan peran-peran strategis yang memberi konstribusi bagi percepatan pembangunan daerah menjadi pilihan yang tidak boleh berlalu tanpa pemaknaan dari pemuda. 


Praktek desentralisasi yang acapkali tidak tepat diterjemahkan oleh pemerintah daerah, perlu terus mendapat kontrol dari masyarakat. Maka, Pilihan sebagai oposisi (pengontrol kebijakan)dalam setiap kebijakan pembangunan daerah juga merupakan pilihan strategis bagi pemuda.Sepatutnya, pemuda tidak lagi hanya dalam posisi berpangku tangan atau menunggu inisiasi dari pemerintah daerah untuk bersama-sama berperan mengisi pembangunan daerah. 


Menginisiasi dan mendorong konsep pembangunan daerah dalam era desentralisasi ini, sangat terbuka bagi pemuda. Pemuda yang mampu membaca tanda-tanda zamannya, seyogyanya telah berada pada pilihan penguatan kelembagaan lokal, guna mendorong kesadaran semua elemen masyarakat tuk terlibat aktif mendorong percepatan pembangunan daerah.


Demikian begitu penting pemuda sehat bagi bangsa. Oleh karena itu pemuda sekarang harus bisa meneruskan jejak-jejak para pejuang yang telah memperjuangkan Indonesia sebagai bangsa yang besar dan di hormati bangsa lain. Untuk itu mari kita para pemuda meneruskannya dengan cara belajar lebih giat dan saling menghargai antar sesama.




KOMENTAR ANDA

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Pemuda Sehat Idaman Bangsa Rating: 5 Reviewed By: Dhani Habib AlHuda