Latest News
Wednesday, August 26, 2015

Masih Ada 18 Titik Api di Hutan Lindung Gunung Slamet


SeputarPemalang.Com - Petugas gabungan pemadam kebakaran hutan lindung di lereng selatan Gunung Slamet, Banyumas, Jawa Tengah, mengalami kesulitan untuk melakukan pemadaman. Begitupun upaya yang dilakukan berhasil memadamkan 7 dari 25 titik api atau tersisa 18 titik api lagi.

Lokasi kebakaran itu sulit dijangkau dan jauh. Untuk menuju ke lokasi hutan yang terbakar di petak 58, petugas harus berjalan kaki sekitar delapan jam dari Posko Dusun Kalipagu, Desa Ketenger, Baturraden. Ini  merupakan desa terakhir yang berbatasan langsung dengan hutan.

"Hari ini petugas gabungan dikirim lagi lokasi hutan yang terbakar dengan jumlah total sudah lebih dari 70 personel," kata Kapolsek Kedungbantang AKP Sambas Budi Waluyodi kepada wartawan di Posko Dusun Kali Pagu, Desa Ketenger, Baturraden, Rabu (26/8/2015).

Untuk memadamkan api di hutan yang  terbakar, petugas gabungan yang terdiri TNI, Polri, Perhutani, SAR, Tagana, Linmas dan masyarakat sudah sejak Selasa (25/5) kemarin berusaha melakukan pemadaman dengan alat tradsional. Namun karena sulitnya medan, dan adanya tiupan angin kencang menyebabkan kobaran api terus meluas.

Dari informasi yang didapat, luasan hutan yang sudah terbakar hingga saat ini sudah mencapai 40 hektare, dan sudah memasuki hutan lindung yang berusia ratusan tahun. Tingginya api yang berkobar di hutan lindung mencapai tujuh meter, karena besarnya kobaran api, petugas kebakaran hanya bisa melakukan pemadanan dengan jarak 30 meter dari titik api.

Di lokasi kebakaran petugas pemadam juga menemukan bekas perapian dan basecamp yang diduga didirikan oleh pendaki atau perambah hutan.

Sementara Kepala Urusan Komunikasi Perusahaan Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur, Taufik Didiet mengatakan, untuk melakukan pemadaman hutan yang terbakar pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan melibatkan seluruh kemampuan yang ada. Posko didirikan di Dusun Kalipagu, sedangkan letak hutan yang terbakar berada di petak 58, atau sebelah barat Gunung Slamet, yang masuk wilayah perbatasan Kecamatan Kedungbanteng dan Baturraden.

"Awal api diketahui dari arah Pemalang, merembet ke lereng selatan Banyumas di ketinggian 2.900 mdpl, di lokasi ada bekas api unggun pendaki yang sengaja menyelundup mendaki melalui Pemalang. Ada 25 titik api, 7 titik api sudah dipadamkan dengan cara manual dan dibuat ilaran, selebar 4 meter, agar api tidak meluas," katanya. [detik]

KOMENTAR ANDA

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Masih Ada 18 Titik Api di Hutan Lindung Gunung Slamet Rating: 5 Reviewed By: asri yatno