Latest News
Sunday, August 23, 2015

Faedah Sinar Matahari Di Pagi Hari Bagi Kesehatan


SeputarPemalang.Com - Sinar matahari yang setiap hari kita lihat dan kita nikmati sinarnya dari pagi sampai sore ternyata banyak faedah yang sesungguhnya belum kita tau dan pahami untuk kesehatan kita. 

Jika di daerah kita, orang – orang tampaknya sudah terbiasa dengan teriknya matahari seperti contoh orang-orang yang di beraktifitas di sawah seperti orang yang lagi mencangkul , nyemprot bawang, nguler, matun, rabut, tandur, mbutik bawang, dan masih banyak lagi. 

Hal ini membuktikan masyarakat sekitar kita sudah terbiasa dengan sinar matahari.Kemudian yang perlu kita ketahui bersama bahwa sinar matahari itu sangat berfaedah sebagai sumber energi utama untuk mengubah provitamin D yang terdapat pada jaringan kulit menjadi vitamin D.

Sinar matahari adalah sumber kehidupan bagi semua makhluk yang berada di bumi ini, terutama bagi manusia. Lalu bagaimanakah sinar matahari yang mempunyai faedah untuk kesehatan tubuh kita ? 

Ada beberapa rujukan yang penulis dapatkan dari beberapa sumber yang bisa menjadi motivasi bagi kita untuk mencoba mengimplementasikan agar sinar matahari itu bisa membuat tubuh kita semakin sehat. Bukankan ini semua karuna Allah yang patut kita syukuri. Berikut ini beberapa rujukan yang penulis maksud adalah sebagai berikut.

Faedah Sinar Matahari di Pagi Hari
Menurut laman health.kompas.com bahwa  beberapa faedah kesehatan dari sinar matahari di pagi hari adalah sebagai berikut :

Vitamin D :
Sinar matahari merangsang tubuh memproduksi vitamin D. Paparan sinar matahari pada wajah, leher, lengan, dan kaki selama 10-15 menit dapat menghasilkan 1.000 unit internasional (IU) sampai 3.000 IU, tergantung pada jenis kulit dan kebutuhan vitamin D yang diperlukan oleh tubuh masing-masing dalam satu hari.

Vitamin D berfungsi untuk meningkatkan penyerapan kalsium di dalam usus dan mentransfer kalsium melintasi membaran sel, sehingga dapat menguatkan tulang. Vitamin D juga dapat memberikan perlindungan terhadap jenis kanker (seperti kanker paru-paru, prostat, dan kulit), osteoporosis, rakhitis, dan diabetes. Selain itu, vitamin D dapat membantu menurunkan kadar kolestrol darah sehingga membantu melawan penyakit jantung.

Serotonin:
Selain merangsang tubuh untuk membuat vitamin D, sinar matahari juga dapat merangsang produksi hormon serotonin, sebuah neurotransmitter di otak yang mengatur suasana hati. Tingkat serotonin yang cukup tinggi dapat menghasilkan suasana hati yang lebih positif dan cara berpikir yang tenang dengan mental yang fokus.

Atasi depresi :
Orang dengan gangguan afektif musiman (SAD) dapat mengembangkan gejala depresi (seperti kehilangan minat pada kegiatan sehari-hari, merasa tidak memiliki tenaga atau kelelahan, dan kemurungan) pada bulan-bulan musim dingin atau ketika sinar matahari kurang terpancar. 

Sinar matahari dapat mengurangi gejala depresi dengan cara melepaskan endorfin. Endorfin sendiri adalah suatu anti-depresan alami yang dimiliki tubuh dan sangat berguna dalam kasus-kasus depresi musiman.

Tingkatkan sirkulasi darah:
Sinar matahari mampu meningkatkan sirkulasi darah dengan melebarkan pembuluh darah di kulit. Dengan begitu, nutrisi dan oksigen lebih banyak dibawa menuju sel-sel ketika pembuluh darah kapiler terbuka sehingga kesehatan pun menjadi lebih baik. Selain itu, jantung pun menjadi lebih sehat dengan menurunkan denyut nadi ketika beristirahat dan mengurangi tekanan darah.

Memperbaiki kulit:
Berjemur dengan aman telah terbukti memperbaiki kondisi kulit kronis, seperti jerawat, eksim, dan psoriasis. Terpapar sinar matahari juga dapat menurunkan manifestasi dari tanda perengangan, bekas luka, dan ketidaksempurnaan kulit lainnya.

Turunkan risiko kanker:
Sintesis vitamin D, yang disebabkan oleh sinar matahari, dapat menurunkan risiko dari berbagai bentuk kanker seperti kanker prostat, kanker payudara, kanker usus, dan kanker ovarium. Tetapi hati-hati, terlalu lama terpapar sianr matahari dapat meningkatkan risiko terkena kanker kulit.

Cegah diabetes:
Sebuah studi baru menunjukkan bahwa dengan terpapar sinar matahari dan vitamin D yang cukup dapat mencegah diabetes tipe 1 pada anak-anak. Beberapa juga meyakini bahwa terpapar sinar matahari juga dapat menurunkan kadar gula darah dengan merangsang penyimpanan kadar gula didalam otot dan di hati.

Menguatkan sistem kekebalan:
Sinar matahari dapat menguatkan sistem kekebalan tubuh, karena ketika terpapar sinar matahari, tubuh menghasilkan lebih banyak sel darah putih yang membantu menangkal infeksi dan berbagai penyakit akibat bakteri, jamur, dan virus.

Detoksifikasi tubuh:
Paparan sinar matahari juga dapat meingkatkan pengeliminasian racun dalam tubuh dengan memperbaiki fungsi hati. Selain itu, sinar matahari juga meningkatkan sirkulasi darah, sehingga racun-racun tereliminasi lebih efisien melalui darah.

Perbaiki kualitas tidur:
Dengan terpapar sinar matahari, produksi melatonin pun meningkat. Melatonin adalah suatu hormon yang diproduksi oleh kelenjar pinea-organ tubuh berukuran seperti kacang kecil yang ditemukan di dasar otak. Melatonin sangat dibutuhkan untuk kualitas tidur yang baik.

Perbaiki sistem pencernaan:
Sinar matahari juga merupakan pengobatan terbaik unutk meningkatkan nafsu makan. Selain itu juga dapat memperbaiki sistem pencernaan dan meningkatkan metabolisme. 

Adapun menurut laman liebynews.blogspot.com  bahwa ada beberapa faedah yang dapat kita rasakan dari sinar matahari pagi bagi kesehatan  yaitu antara lain :

Tulang kuat
Saat mentari mulai terbit (sekitar pukul 7 pagi s/d 9 pagi) kita dapat berjemur untuk memperoleh vitamin D yang diperlukan oleh tubuh kita. Wajah, leher, lengan dan kaki yang terkena sinar matahari akan mampu memproduksi vitamin D yang mempromosikan kesehatan kulit. Selain itu vitamin D juga sangat berfaedah untuk kesehatan tulang.

Menimbulkan perasaan nyaman.
Dengan berjemur dibawah sinar matahari pagi akan membuat suasana hati kita lebih tenang dan nyaman. Hal ini dikarenakan sinar matahari pagi mampu merangsang pembentukan serotonin yang merupakan kontributor untuk perasaan nyaman dan tenang.

Mencegah depresi
Sinar matahari pagi mampu sebagai fasilitator yang baik untuk melepaskan endorfin yang berfungsi sebagai anti-depresi. Dengan mendapatkan sinar matahari pagi yang cukup, maka akan memperkecil kemungkinan terkena depresi.

Melancarkan peredaran darah
Sinar matahari pagi mampu melebarkan pembuluh darah di kulit. Kabar baiknya adalah, dengan lebarnya pembuluh darah dikulit maka darah akan mampu membawa lebih banyak oksigen dan nutrisi ke sel. Hal ini akan mempromosikan jantung sehat.

Kesehatan kulit
Ini adalah kabar baik bagi mereka yang sangat takut terkena jerawat. Menurut sebuah penelitian, sinar matahari pagi mampu mengurangi resiko untuk terkena jerawat. Hal ini disebabkan karena adanya vitamin D yang sangat berfaedah bagi kesehatan kulit, dengan kulit yang sehat maka kemungkinan untuk terkena jerawat dapat diminimalisir.

Menghindari kanker
Vitamin D dipercaya mampu menangkal berbagai macam virus yang merupakan penyebab penyakit kanker.

Mencegah diabetes.
Menurut sebuah penelitian, sinar matahari pagi sangat berfaedah untuk menurunkan kadar gula dalam darah sehingga akan dapat meminimalisir penyakit diabetes.

Meningkatkan kekebalan.
Tubuh kita akan dapat memproduksi sel darah putih dengan baik jika mendapatkan bantuan dari sinar matahari. Dengan produksi sel darah putih yang cukup, akan dapat menangkal berbagai macam virus dan bakteri penyebab penyakit.



Sedangkan faedah sinar matahari di pagi hari menurut laman keduniasehat.blogspot.com. adalah sebagai berikut :

Mengandung vitamin D.
Pada waktu berkas sinar ultraviolet disaring di kulit, sinar tersebut merubah simpanan kolesterol di kulit menjadi vitamin D. Menerima paparan sinar matahari selama 5 menit saja sama artinya dengan memberikan 400 unit vitamin D pada tubuh Anda.

Membentuk dan memperbaiki Tulang.
Meningkatnya vitamin D dalam tubuh karena paparan sinar matahari dapat meningkatkan penyerapan kalsium di dalam tubuh Anda. Kondisi ini adalah solusi dalam pembentukan dan perbaikan tulang dan mencegah penyakit seperti rakhitis dan osteomalacia.

Penawar infeksi dan pembunuh bakteri.
Sinar matahari mampu membunuh bakteri penyakit, virus, dan juga jamur. Pada perawatan TBC, erysipelas, keracunan darah, peritonisis, pneumonia, mumps, dan asma, terapi sinar matahari sangat dibutuhkan. Bahkan beberapa dari virus penyebar kanker dapat dibinasakan oleh sinar ultraviolet ini. Infeksi jamur, termasuk candida, juga bakteri di udara bereaksi dan dapat dibinasakan oleh sinar matahari.

Meningkatkan kebugaran pernafasan.
Peningkatan kapasitas darah untuk membawa oksigen dan menyalurkannya ke jaringan-jaringan adalah salah satu kegunaan sinar matahari. Selain itu, sinar matahari juga mampu meningkatkan kebugaran pernafasan karena jumlah glikogen akan bertambah setelah berjemur di bawah terik matahari.

Kekebalan.
Saat kulit terkena sinar matahari, terjadi penambahan sel darah putih, terutama limfosit, yang digunakan untuk menyerang penyakit. Secara tidak langsung antibodi-pun akan ikut meningkat. Kondisi ini akan bertahan hingga 3 minggu. Menurut penelitian, 10 menit di bawah matahari satu dua kali seminggu dapat mengurangi resiko terkena flu hingga 30-40%.

Meredam kolesterol darah.
Ini merupakan kelanjutan proses di atas. Setelah kolesterol di bawah kulit dirubah menjadi vitamin D, otak dan tubuh kemudian memberikan sinyal kepada kolesterol yang ada dalam darah untuk keluar dari darah menuju ke kulit. Dari proses inilah kadar kolesterol dalam darah dapat dikontrol dengan baik.

Mengurangi gula darah.
Sinar matahari adalah insulin alami yang memberikan kemudahan penyerapan glukosa masuk ke dalam sel-sel tubuh. Hal inilah yang merangsang tubuh untuk mengubah gula darah menjadi glycogen, yang kemudian disimpan di hati dan otot. Proses inilah sebagai turunnya kadar gula darah.

Lain halnya menurut laman www.seruu.com bahwa  faedah berjemur di bawah sinar matahari di pagi hari adalah sebagai berikut  :

Peningkatan jumlah vitamin D. 
Berjemur 10-15 menit perubahan provitamin D di bawah kulit menjadi vitamin D mencapai 1.000 – 3000 interntional unit (IU). Angka ini cukup untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin D.

Meningkatkan produksi serotonin dan endorfin.
Ini adalah hormon yang bertugas mengatur mood dan penurun stres. Anda akan mendapati suasana hati yang lebih positif dengan berjemur. Konsentrasi sepanjang hari juga mudah dikontrol dan lepas dari dpresi.

Melancarkan aliran darah.
Berjemur membuat pembuluh darah di kulit lebih lebar dan alirannya lancar. Efeknya beragam seperti sehatnya jantung dengan menormalkan denyut nadi dan tekanan darah.

Menyehatkan kulit.
Sinar matahari pagi adalah obat mujarab untuk melawan jerawat, eksim, dan psoriasis.

Mencegah kanker. 
Terjadinya sintesis vitamin D di bawah kulit memengaruhi pencegahan beberapa penyakit kanker seperti kanker prostat, kanker payudara, kanker usus, dan kanker ovarium. Vitamin D juga salah satu agen untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Namun hindari terlalu lama berjemur agar tidak meningkatkan risiko kanker kulit.

Mencegah diabetes. 
Sebuah studi menunjukkan kaitan antara penurunan risiko diabetes tipe 1 pada anak-anak, dengan terapi yang mefaedahkan sinar matahari dan vitamin D. Diyakini sinar matahari membantu tubuh untuk menyimpan kelebihan gula darah ke dalam otot dan liver sehingga kadarnya stabil.

Membuang racun. 
Sinar matahari pagi membantu meningkatkan fungsi hati dan sirkulasi darah. Efeknya, kerja hati untuk membuang racun dalam tubuh lebih optimal.

Memperbaiki kualitas tidur. 
Orang yang mendapatkan paparan sinar matahari diketahui memiliki kadar melatonin dalam jumlah tinggi. Hormon ini berguna untuk memperbaiki kualitas tidur dan menyeimbangkan fungsi berbagai organ tubuh.

Sinar matahari akan memberikan kemudahan proses penyerapan glukosa masuk ke dalam sel-sel tubuh. Hal ini akan merangsang tubuh untuk mengubah gula darah menjadi gula yang tersimpan (glycogen) pada hati dan otot. Dengan demikian gula darah akan turun.

Pancaran sinar matahari yang mengenai tubuh akan menambah sel darah putih terutama limfosit yang digunakan untuk menyerang penyakit. Antibodi juga akan (gamma globulins) bertambah.Pengaruh ini akan bertahan sampai 3 minggu. Nitrofil membunuh kuman-kuman lebih cepat setelah pernapasan dengan sinar matahari. Sepuluh menit di bawah sinar ultraviolet satu atau dua kali setiap minggu dapat mengurangi flu sebesar 30-40 %.

Sinar matahari membantu membunuh bakteri penyakit, virus, dan jamur. Hal itu berguna untuk perawatan TBC, erysipelas, keracunan darah, peritonitis, pneumonia, mumps, dan asma.Beberapa dari virus penyebar kanker ditaklukkan oleh sinar ultraviolet (UV) ini. Infeksi jamur akan bereaksi terhadap sinar matahari. Dalam waktu 10 menit saja bakteri yang berterbangan di udara dapat dilumpuhkan oleh sinar matahari.

Tips  berjemur dengan baik dan sehat.
Berikut adalah contoh cara berjemur yang baik yang  bisa di coba yaitu :

Berjemur sangat baik dilakukan selama setengah jam saja.
Jika kulit sudah tidak nyaman atau terasa sudah sangat panas, itu artinya ada indikasi terlalu berlebihan terhadap sinar matahari, jadi saat ini Anda disarankan berhenti dan segera mandi.

Pasca berjemur mandi air dingin.
Setelah berjemur, sebaiknya segera mandi air dingin, atau tubuh dilap dengan kain yang terlebih dahulu dikompres dengan air dingin.

Berjemur pada pagi hari.
Jangan sampai berjemur siang hari karena malah akan menyebabkan penyakit pada kulit.

Kalau haus sambil minum air.
Saat berjemur ada baiknya jika Anda mengkonsumsi air, agar tidak dehidrasi.

Demikianlah begitu banyaknya faedah sinar matahari di pagi hari yang kita tak menduga ternyata banyak faedah bagi kesehatan tubuh kita.Mari mencoba untuk merasakan hasil manfaat atau faedah dari sianar matahari di pagi hari. 

Ayo biasakan kita dengan berjemur selama kurang lebih 30 menit dalam setiap hari di bawah sinar matahari pagi. 


Ust.Hadi Mulyanto, S.Pd.I., M.Pd.I adalah Pendidik asal Jatibarang Brebes.

KOMENTAR ANDA

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Faedah Sinar Matahari Di Pagi Hari Bagi Kesehatan Rating: 5 Reviewed By: asri yatno