Latest News
Friday, August 14, 2015

Dahsyatnya Bahaya Narkoba Bagi Kesehatan


SeputarPemalang.Com Narkoba kini di Indonesia perkembangannya sungguh sudah kritis dalam artian sudah darurat. Dalam istilah populer kejahatan narkoba ini sudah masuk ke dalam extra ordinary crime (kejahatan yang luar biasa).  Kenapa demikian ? Karena dampak dari konsumsi narkoba ini menurut pidato presiden di salah satu kesempatan mengatakan ada 50 orang per hari yang meninggal dunia gara-gara mengkonsumsi narkoba.

Walaupun hal ini menurut salah satu peserta pada acara ILC di TV one ada yang mengatakan  sampai saat ini pihaknya belum pernah mengetahui nama-nama dari 50 orang perhari yang meninggal dunia itu. 

Namun demikian patut semua pihak sepakat bahwa pergerakan peredaran narkoba wajib kita hadang. Hal ini agar bandar – bandar narkoba yang notabene merusak generasi emas Indonesia ini cepat insyaf dan taubat. Biar mereka berpikir kembali bahwa selama ini yang mereka lakukan adalah salah.

Disamping itu bukankah bandar-bandar narkoba sangat rentang dengan ancaman sanksi pidana yang begitu berat yaitu eksekusi mati. Semestinya ancaman beratnya pidana bagi bandar narkoba membuat mereka berpikir ulang untuk mengedarkan barang haram tersebut. 

Jangan yang di pikir cuma profit dan profit, tapi keselamatan dirinya, keluarga dan generasi penerus bangsa Indonesia pun semestinya di pikir ulang bagi mereka.

Arti Narkoba 
Narkoba  singkatan dari  narkotika, psikotropika dan bahan adiktif. 
Banyak ragam arti Narkoba  bagi masyarakat di antaranya adalah :

  1. Barang – barang terlarang dan haram jika dikonsumsi.
  2. Obat-obatan yang terlarang yang tidak boleh di konsumsi semua orang.
  3. Jenis obat – obatan yang terlarang bagi agama dan negara dan sangat mematikan jika terus menerus mengkonsumsi.
  4. Obat, bahan, zat dan bukan tergolong makanan jika diminum , dihisap, ditelan, atau disuntikan dapat menyebabkan ketergantungan dan berpengaruh terhadap kerja otak dan fungsi vital organ tubuh lain (jantung, peredaran darah,pernapasan dll).
  5. Narkoba adalah istilah yang dipakai penegak hukum yang di sosialisasikan pada masyarakat. Di Malaysia biasa disebut “dadah” sedangkan bangsa barat lebih mengenalnya dengan istilah  “drugs”. 

Perlu di ketahui bersama bahwa sebagian jenis narkoba berguna dalam dunia pengobatan, tetapi karena menimbulkan ketergantungan,penggunaannya harus mengikuti petunjuk dokter, contoh: morfin dan petidin yang digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri pada penyakit kanker; obat bius pada pasien pada waktu operasi ; Ampetamin untuk mengurangi nafsu makan dan masih banyak lagi.


Narkotika yang sama sekali tidak boleh digunakan dalam pengobatan adalah narkotika golongan 1 (Kokain, Heroin, Ganja) dan psikotropika golongan 1(LSD , Ekstasi ) karena bukan tergolong obat, dan menyebabkan ketergantungan tingkat tinggi. Karena bahaya ketergantungan, penggunaan, dan peredaran maka narkoba diatur dalam undang – undang no.22 tahun 1997 tentang narkotika  dan undang undang  no. 5 tahun 1997 tentang psikotropika.

Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman ,baik sintetis maupun semisintetis yang menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran dan  dan menghilangkan atau mengurangi rasa nyeri. 

Menurut undang undang  narkotika dibagi menurut potensi ketergantungannya sebgai berikut:


  • Narkotika Golongan 1 : berpotensi sangat tinggi menyebabkan ketergantungan, tidak digunakan dalam terapi. Contoh : Heroin, Kokain, Ganja, Putaw(Heroin tidak murni berupa bubuk).
  • Narkotika Golongan  II : berpotensi tinggi menyebabkan ketergantungan, digunakan dalam terapi. Contoh : Morfin dan Petidin.
  • Narkotika Golongan  III : berpotensi ringan menyebabkan ketergantungan, banyak digunakan dalam terapi. Contoh : Kodein.

Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif dan susunan saraf pusat dan menyebabkan perubahan khas pada aktifitas mental  dan perilaku, yang dibagi menurut potensi yang menyebabkan ketergantungan sebagai berikut :

  • Psikotropika golongan I : berpotensi sangat tinggi menyebabkan ketergantungan, tidak digunakan dalam terapi. Contoh : MDMA(Ekstasi), LSD, dan STP.
  • Psikotropika golongan II : berpotensi tinggi menyebabkan ketergantungan, digunakan amat terbatas  dalam terapi. Contoh :Ampetamin, Metamfetamin, Ritalin.
  • Psikotropika golongan III : berpotensi sedang menyebabkan ketergantungan, digunakan dalam terapi. Contoh : Pentobarbital.
  • Psikotropika golongan IV : berpotensi ringan tinggi menyebabkan ketergantungan, sangat luas digunakan dalam terapi . Contoh : diazempam, klobazam, barbital, dan nitrazepam.

Bahaya Narkoba
Bagi pecandu, bahaya narkoba tidak hanya merugikan masalah fisik saja tetapi akan mengalami gangguan mental dan kejiwaan. Sebenarnya narkoba ini merupakan senyawa-senyawa psikotropika yang biasa digunakan dokter atau rumah sakit untuk membius pasien yang mau dioperasi atau sebagai obat untuk penyakit tertentu, tetapi persepsi tersebut disalah artikan akibat penggunaan di luar fungsinya dan dengan dosis yang di luar ketentuan. 

Apabila disalah gunakan, bahaya narkoba dapat mempengaruhi susunan syaraf, mengakibatkan ketagihan, dan ketergantungan, karena mempengaruhi susunan syaraf. Dari ketergantungan inilah bahaya narkoba akan mempengaruhi fisik, psikologis, maupun lingkungan sosial.

1) Bahaya narkoba terhadap fisik

  • Merusak organ tubuh.
  • Gangguan pada system syaraf (neurologis)
  • Gangguan pada jantung dan pembuluh  darah (kardiovaskuler)
  • Gangguan pada kulit (dermatologis)
  • Gangguan pada paru-paru (pulmoner)
  • Sering sakit kepala, mual-mual dan  muntah, murus-murus, suhu tubuh meningkat, pengecilan hati dan insomnia
  • Gangguan terhadap kesehatan reproduksi yaitu gangguan padaendokrin, seperti: penurunan fungsi hormon reproduksi (estrogen, progesteron, testosteron), serta gangguan fungsi seksual.
  • Gangguan terhadap kesehatan reproduksi pada remaja perempuan antara lain perubahan periode menstruasi, ketidakteraturan menstruasi, dan amenorhoe (tidak haid)
  • Bagi pengguna narkoba melalui jarum suntik, khususnya pemakaian jarum suntik secara bergantian, risikonya  adalah tertular penyakit seperti hepatitis B, C, dan HIV
  • Bahaya narkoba bisa berakibat fatal ketika terjadi over dosis yaitu konsumsi narkoba melebihi kemampuan tubuh untuk menerimanya. Over dosis bisa menyebabkan kematian

2) Bahaya narkoba terhadap psikologi

  • Kerja lamban dan seroboh, sering tegang dan gelisah
  • Hilang rasa percaya diri, apatis, pengkhayal, penuh curiga
  • Agitatif, menjadi ganas dan tingkah laku yang brutal
  • Sulit berkonsentrasi, perasaan kesal dan tertekan
  • Cenderung menyakiti diri, perasaan tidak aman, bahkan bunuh diri

3) Bahaya narkoba terhadap lingkungan sosial

  • Gangguan mental
  • Anti-sosial dan asusila
  • Dikucilkan oleh lingkungan
  • Merepotkan dan menjadi beban keluarga
  • Pendidikan menjadi terganggu dan masa depan suram


Bahaya Narkoba Sesuai Jenisnya
Narkoba memang memiliki jenis yang berbeda beda, tentu efek yang bisa ditimbulkan pun bisa berbeda beda sesuai jenisnya. Berikut adalah bahaya narkoba sesuai jenisnya:

Opioid

  • Depresi berat
  • Apatis, gugup dan gelisah
  • Banyak tidur, rasa lelah berlebihan
  • Malas bergerak, kejang-kejang, dan denyut jantung bertambah cepat
  • Selalu merasa curiga, rasa gembira berlebihan, rasa harga diri meningkat
  • Banyak bicara namun cadel, pupil mata mengecil
  • Tekanan darah meningkat, berkeringat dingin
  • Mual hingga muntah
  • luka pada sekat rongga hidung
  • Kehilangan nafsu makan, turunnya berat badan
Kokain

  • Denyut jantung bertambah cepat
  • Gelisah, banyak bicara
  • Rasa gembira berlebihan, rasa harga diri meningkat
  • Kejang-kejang, pupil mata melebar
  • Berkeringat dingin, mual hingga muntah
  • Mudah berkelahi
  • Pendarahan pada otak
  • Penyumbatan pembuluh darah
  • Pergerakan mata tidak terkendali
  • Kekakuan otot leher

Ganja

  • Mata sembab, kantung mata terlihat bengkak, merah, dan berair
  • Sering melamun, pendengaran terganggu, selalu tertawa
  • Terkadang cepat marah
  • Tidak bergairah, gelisah
  • Dehidrasi, liver
  • Tulang gigi keropos
  • Saraf otak dan saraf mata rusak
  • Skizofrenia

Ectasy

  • Enerjik tapi matanya sayu dan wajahnya pucat, berkeringat
  • Sulit tidur
  • Kerusakan saraf otak
  • Dehidrasi
  • Gangguan liver
  • Tulang dan gigi keropos
  • Tidak nafsu makan
  • Saraf mata rusak

Shabu-shabu:

  • Enerjik
  • Paranoid
  • Sulit tidur
  • Sulit berfikir
  • Kerusakan saraf otak, terutama saraf pengendali pernafasan hingga merasa sesak nafas
  • Banyak bicara
  • Denyut jantung bertambah cepat
  • Pendarahan otak
  • Shock pada pembuluh darah jantung yang akan berujung pada kematian.

Benzodiazepin:

  • Berjalan sempoyongan
  • Wajah kemerahan
  • Banyak bicara tapi cadel
  • Mudah marah
  • Konsentrasi terganggu
  • Kerusakan organ-organ tubuh terutama ota

Langkah-Langkah untuk Menghindari Narkoba

  1. Mendekatkan diri kepada Allah.
  2. Menguatkan iman yang kuat.
  3. Hidup realistis.
  4. Berteman dengan orang-orang baik.
  5. Selalu bersikap positif.
  6. Selalu menjauhi narkoba dan pergaulan bebas.
  7. Mengetahui damak negatif narkoba.
  8. Bertekad memberantas anti narkoba.

Demikianlah begitu dahsyatnya bahaya narkoba bagi kesehatan.Mari kita perangi narkoba untuk menyelamatkan bagsa kita Indonesia. Katakanlah Narkoba No, Sekolah Yes !!!


Ust.Hadi Mulyanto, S.Pd.I., M.Pd.I adalah Alumnus Ponpes Ma’hadut Tholabah Babakan Lebaksiu Tegal

KOMENTAR ANDA

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Dahsyatnya Bahaya Narkoba Bagi Kesehatan Rating: 5 Reviewed By: asri yatno