Latest News
Tuesday, August 11, 2015

Aktivitas Gunung Slamet Meningkat, Pendakian Ditutup


SeputarPemalang.Com - Aktivitas kegempaan gunung Slamet meningkat, semua pos pendakian di wilayah lima wilayah admistrasi yakni Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal, Brebes, dan Pekalongan ditutup untuk pendakian.

Penutupan itu mengingat bakal ada ratusan pendaki yang akan merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Repbulik Indonesia di puncak Gunung Slamet.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) akan menambah petugas untuk mengantisipasi dan mengawasi para pendaki mendaki ke puncak gunung serta memasang sejumlah spanduk dan papan peringatan larangan.

"Gunung dalam status waspada aktivitas Gunung Slamet masih tinggi, dan kadang terjadi letusan," kata Sudrajat, Kepala Pos Pemantau Gunung Slamet di Desa Gambuhan, Pulasari, Pemalang, sebagaimana ditulis PR Online, Senin (10/8/2015).

Menurut dia, hingga Minggu (9/8) kegempaan Gunung Slamet masih tinggi terekam 819 kali gempa hembusan, sedang ancaman beracun hanya pada sekitar kawah.

Berkaitan kondisi tersebut, PVMBG melalui Pos Pemantuan Gunung Slamet di Desa Gambuhan, Pulasari, Pemalang, melarang pendakian ke puncak Gunung Slamet.

Menurut dia, PVMBG akan menambah petugas untuk mengantisipasi dan mengawasi para pendaki yang nekat mendaki ke puncak gunung serta memasang sejumlah spanduk dan papan peringatan larangan.

Pengawasan itu dilakukan sebagai upaya mencegah pendaki yang nekat melakukan pendakian karena lontaran batu pijar maupun aktivitas kegempaan di Gunung Slamet, masih terus terjadi.

Apalagi kini musim kemarau, semak di lereng gunung mengering sehingga rawan terjadinya kebakaran.[pikiran rakyat]


KOMENTAR ANDA

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Aktivitas Gunung Slamet Meningkat, Pendakian Ditutup Rating: 5 Reviewed By: asri yatno