Latest News
Sunday, July 5, 2015

Bahaya Sek Bebas Bagi Kesehatan


SeputarPemalang.Com - Pemuda hari ini  adalah pemimpin masa depan. Itulah kalimat yang sering kita dengar di dalam berbagai event – event kegiatan kepemudaan. Akan tetapi di zaman sekarang pemuda yang teguh dalam tugasnya untuk belajar sudah agak susah untuk di cari. 

Tapi kita masih bangga di daerah kita Brebes masih ada remaja – remaja yang suka dengan pengajian – pengajian terbukti dengan adanya group yang mengatasnamakan syekhermania ( pecinta para habaib). Namun disisi lain, tidak sedikit pemuda-pemuda yang sudah kebablasan dalam pergaulan bebas dan terjerumus ke lembah hitam.

Terbukti akhir-akhir ini yang hangat di bicarakan banyak pihak adalah adanya fenomena prostitusi online yang berkembang di tengah – tengah masyarakat saat ini. Mereka yang melakukan itu secara psikology sedang mengalami fase masa pubertas dimana fase itu mereka sedang mencari identitas dirinya.

Sehingga pantas kalau banyak orang mengatakan Bangsa Indonesia yang notabene sudah merdeka namun pada hakekatnya masih di jajah.Salah satunya dijajah dalam bidang culture. 

Semestinya kita sebagai orang timur sudah tidak ragu-ragu lagi untuk menentukan sikap bahwa free sex ( seks bebas ) itu tidak patut kita contoh.Dalam bahasa agamanya seks bebas itu haram hukumnya.Sebagaimana Firman Allah SWT.

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا
Artinya : “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (Qs : al-Israa’: 32).

Pengertian Seks Bebas
Seks merupakan naluri alamiah yang dimiliki oleh setiap makhluk hidup di muka bumi ini. Seks bebas atau free sex sebenarnya memiliki definisi yang sederhana yakni perilaku seksual yang dilakukan oleh seseorang bersama orang lain diluar ikatan pernikahan yang telah disahkan secara legal oleh badan hukum negara dan atau badan hukum agama.

Dengan kata lain seks bebas adalah hubungan seksual yang dilakukan diluar ikatan pernikahan, baik dilakukan atas suka sama suka atau dalam dunia prostitusi. 

Faktor Penyebab
Adapun faktor-faktor yang dianggap berperan dalam munculnya permasalahan seksual pada remaja, menurut Sarlito W. Sarwono pakar psikology adalah sebagai berikut :

1.Perubahan-perubahan hormonal yang meningkatkan hasrat seksual remaja. Peningkatan hormon ini menyebabkan remaja membutuhkan penyaluran dalam bentuk tingkah laku tertentu.

2.Penyaluran tersebut tidak dapat segera dilakukan karena adanya penundaan usia perkawinan, baik secara hukum oleh karena adanya undang- undang tentang perkawinan, maupun karena norma sosial yang semakin lama semakin menuntut persyaratan yang terus meningkat untuk perkawinan (pendidikan, pekerjaan, persiapan mental dan lain-lain).

3.Norma-norma agama yang berlaku, dimana seseorang dilarang untuk melakukan hubungan seksual sebelum menikah. Untuk remaja yang tidak dapat menahan diri memiliki kecenderungan untuk melanggar hal-hal tersebut.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penyebab seks bebas secara umum adalah : 
1.Lemahnya keimanan.
2.Pengaruh negatif  tekhnologi ( salah penggunaan media sosial pacebook,dll).
3.Tidak adanya pendidikan seks yang benar dan tepat yang dilandasi nilai-nilai agama.
4.Lemahnya pengawasan orang tua. 
5.Salah dalam memilih teman.
6.Terdesaknya ekonomi.
7.Trend gaya hidup.
8.Bosan terhadap satu pasangan.
9.Adanya rasa penasaran.

Bahayanya Seks Bebas 
1.Hamil diluar nikah. Istilah orang jawa LKMD ( Laki Keri Meteng Ndisit ). Lalu biasanya masyarakat jawa pada umumnya memberi julukan kepada anak dari hasil hubungan gelap (di luar nikah) dengan sebutan anak jadah dalam terminologi jawa anak yang haram cara membuatnya karena tidak melalui pernikahan resmi pada umumnya.

2.Aborsi ( menggugurkan kandungan ). Dalam prespektif  Islam jelas haram untuk dilakukan. Lagi – lagi yang di gugurkan berupa janin yan sudah 4 bulan yang ada di dalam kandungan karena suda ada ruhnya. 

Ada 2 resiko wanita yang melakukan aborsi ini yaitu :

Pertama,Resiko kesehatan dan keselamatan secara fisik.
Menurut buku Brian Clowes, Phd yaitu: 
1.Kematian mendadak karena pendarahan hebat.
2.Kematian mendadak karena pembiusan yang gagal.
3.Kematian secara lambat akibat infeksi serius disekitar kandungan.
4.Rahim yang sobek.
5.Kerusakan leher rahim yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya.
6.Kanker payudara (karena ketidakseimbangan hormon estrogen pada wanita).
7.Kanker indung telur.
8.Kanker leher rahim.Kanker liver.
9.Kelainan pada placenta/ari-ari yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya dan pendarahan hebat pada saat kehamilan berikutnya.
10.Menjadi mandul/tidak mampu memiliki keturunan lagi. 
11.Infeksi rongga panggul.
12.Infeksi pada lapisan rahim.

Kedua,Resiko gangguan psikologis
1. Kehilangan harga diri (82%).
2. Berteriak-teriak histeris (51%).
3. Mimpi buruk berkali-kali mengenai bayi (63%).
4. Ingin melakukan bunuh diri (28%).
5. Mulai mencoba menggunakan obat-obat terlarang (41%).
6. Tidak bisa menikmati lagi hubungan seksual (59%).
3. Penyakit Menular Seksual (PMS).

PMS adalah penyakit yang dapat ditularkan dari seseorang kepada orang lain melalui hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan baik melalui vagina, oral maupun anal.

Bila tidak diobati dengan benar penyakit ini dapat berakibat serius bagi kesehatan reproduksi hubungan seksual,kemandulan,kebutaan pada bayi yang baru lahir bahkan kematian.

Penyakit kelamin yang dapat terjadi seperti:                                                                                      
1.HIV/AIDS.
Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome (disingkat AIDS) adalah sekumpulan gejala dan infeksi (sindrom) yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV atau infeksi virus-virus lain yang mirip yang menyerang spesies lainnya (SIV, FIV, dan lain-lain).

Virusnya sendiri bernama Human Immunodeficiency Virus (HIV) yaitu virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia. Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor.

Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, namun penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan.
HIV dan virus-virus sejenisnya umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara lapisan kulit dalam (membran mukosa) atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina, cairan preseminal, dan air susu ibu.

Penularan dapat terjadi melalui hubungan intim (vaginal, anal, ataupun oral), transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut.

2.Gonorea (Kencing Nanah).
Kencing nanah atau gonore adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae yang menginfeksi lapisan dalam uretra, leher rahim, rektum, tenggorokan, dan bagian putih mata (konjungtiva).

Gonore bisa menyebar melalui aliran darah ke bagian tubuh lainnya, terutama kulit dan persendian. Pada wanita, gonore bisa menjalar ke saluran kelamin dan menginfeksi selaput di dalam pinggul sehingga timbul nyeri pinggul dan gangguan reproduksi.

3.Klamidia.
Bakteri ini dapat merusak alat reproduksi manusia dan penyakit mata. 

4.Virus Herpes Simpleks (HSV-2).
Virus herpes simpleks 1 dan 2 (HSV-1 dan HSV-2) adalah dua virus dari famili herpesvirus, herpesviridae, yang menyebabkan infeksi pada manusia. Virus ini diproduksi di sel dan dikirim melalui sel saraf akson menuju kulit. HSV-2 dapat menyebabkan sakit herpes genital oleh virus herpes simplex tipe 2, adalah infeksi seumur hidup yang menyebabkan lecet-lecet pada alat kelamin yang biasanya datang dan pergi. 

5.Human Papilloma Virus (HPV).
Human Papillomavirus atau Virus papiloma manusia adalah virus yang menyerang kulit dan membran mukosa manusia dan hewan. Hampir 95 %kanker serviks disebabkan oleh Human Papiloma Virus (HPV), dan 33% wanita dilaporkan punya virus tersebut,yang menyebabkan adanya sakit di leher rahim.

Virus ini bisa menular lewat hubungan seksual, dan laki-laki pun bisa tertular oleh virus ini. Virus itu diketahui sebagai penyebab kanker leher rahim (serviks). HPV juga menyebabkan kutil genital dan meningkatkan risiko kanker pada penis dan anus pada pria. Jutaan pria membawa virus tersebut dan berisiko menularkan kepada pasangan seksualnya.

6.Sifilis (Penyakit Raja Singa).
Sifilis adalah penyakit kelamin menular yang disebabkan oleh bakteri spiroseta, Treponema pallidum. Penularan biasanya melalui kontak seksual, tetapi ada beberapa contoh lain seperti kontak langsung dan kongenital sifilis (penularan melalui ibu ke anak dalam uterus).

Penyakit Seksual Sifilis Raja Singa juga dikenal dengan nama Great Imitator karena gejala-gejala awalnya mirip dengan gejala-gejala sejumlah penyakit lain.Sifilis sering dimulai dengan lecet yang tidak terasa sakit pada penis atau bagian kemaluan lain dan berkembang dalam tiga tahap yang dapat berlangsung lebih dari 30 tahun.

Secara umum, penyakit ini dapat membuat orang yang telah berumur sangat menderita, karena dapat mengundang penyakit jantung, kerusakan otak, dan kebutaan. Apabila tidak diobati, penyakit ini juga dapat menyebabkan kematian. 

7.Jengger Ayam atau Kutil di kelamin (Genital wart).
Jengger ayam atau kutil di kelamin ini disebabkan oleh sejenis virus papiloma, yang terkait dengan kanker penis serta anus. Obatnya tidak ada, walaupun kutil yang terjadi dapat dihilangkan melalui operasi atau dibakar, atau dibekukan. Akan tetapi setelah itu gejala yang sama dapat datang kembali.

Tanda Penyakit Kelamin
a)Tanda-tanda penyakit kelamin (Pria)
1.Berupa bintil-bintil yang berisi cairan.
2.Lecet atau borok pada penis/alat kelamin.
3.Luka tidak sakit tapi keras dan berwarna merah pada alat kelamin. 
4.Adanya kutil atau tumbuh daging seperti jengger ayam. 
5.Rasa gatal yang hebat sepanjang alat kelamin.
6.Rasa sakit yang hebat pada saat kencing.
7.Kencing nanah atau darah yang berbau busuk.
8.Bengkak panas dan nyeri pada pangkal paha yang kemudian berubah menjadi borok. 

b)Tanda-tanda penyakit kelamin (Wanita)
1.Rasa sakit/nyeri saat kencing/hubungan seksual.
2.Rasa nyeri pada perut bagian bawah. 
3.Pengeluaran lendir pada vagina/alat kelamin.
4.Keputihan berwarna putih susu, bergumpal. 
5.Rasa gatal dan kemerahan pada alat kelamin atau sekitarnya. 
6.Keputihan yang berbusa, kehijauan, berbau busuk, dan gatal.
7.Timbul bercak-bercak darah setelah berhubungan seksual.
8.Bintil-bintil berisi cairan. 
9.Lecet atau borok pada alat kelamin.

Demikian parahnya penyakit yang di derita karena seks bebas. Maka alangkah baiknya kita sebagai generasi muda penerus perjuangan bangsa.Mari manfaatkan sebaik-baiknya waktu yang ada.Gunakanlah waktu untuk hal-hal yang positif demi mencapai impian dan cita-cita. Jangan buang waktu sedikitpun hanya untuk hura-hura !!! * [berbagai sumber]



KOMENTAR ANDA

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Bahaya Sek Bebas Bagi Kesehatan Rating: 5 Reviewed By: Dhani Habib AlHuda