Latest News
Tuesday, April 14, 2015

Operasi Simpatik Candi 2015 Berlaku untuk POLRI


SeputarPemalang.Com - Operasi Simpatik Candi yang dilaksanakan serentak di wilayah Polda Jawa Tengah selama 21 hari masih dalam proses pelaksanaan. Di Polres Pemalang, operasi simpatik candi lainnya berlaku bagi masyarakat umum juga diberlakukan terhadap internal anggota polisi. 

Perihal tersebut dilakukan oleh anggota Satlantas Polres Pemalang bersama Provost yang memeriksa serta melakukan penertiban kepada semua anggota di lingkungan Polres Pemalang yang dipimpin langsung oleh Kasatlantas.

Kapolres Pemalang AKBD Dedi Wiratmo melalui Kasatlantas AKP Arfan Zulkan Sipayung menyampaikan, operasi simpatik candi dilakukan terhadap internal anggota yakni dengan melakukan upaya pemeriksaan serta pembinaan serta penrtiban kelengkapan admistrasi kendaraan mulai dari SIM, STNK maupun kelengkapan kendaraan lainnya.

Para anggota selepas memasuki pintu gerbang dihadang oleh petugas serta distop untuk dilakukan pengecekan. 


“Rekan-rekan menanggapinya positif, karena prinsipnya bila berkendara pasti lengkap serta memang telah menjadi kewajibannya sebagai angota polisi harus disiplin serta menjadi contoh masyarakat,” katanya kemarin.

Dalam pemeriksaan tersebut tak ditemukan pelanggaran yang berarti sebagaimana tak membawa SIM atau STNK, mereka hanya ditemukan hal kecil saja sebagaimana tak menyalakan lampu serta pelanggaran kecil lainnya. Serta itu kepada mereka juga diharuskan untuk menandatangani surat pernyataan untuk tak melakukan pelanggaran lagi.

“Selama operasi simpatik, setiap hari dilakukan pemeriksaan bersama Provost,” ujar Arfan.

Disampaikannya, bahwa bahwa operasi simpatik candi 2015 juga diberlakukan bagi anggota TNI yang nantinya akan menggandeng dari POM yang penekanannya pada pembinaan preemtif serta preventif agar mereka dapat lebih tertib serta mematuhi peraturan yang berlaku.

Untuk operasi yang dilakukan terhadap masyarakat umum ditempatkan di tiga titik yakni di perbatasan kota yakni di Gandulan, pusat kota di alun-alun serta di perbatasan kabupaten di Sirandu Pemalang. Dari tindakan pre-emtif serta preventif tersebut selama operasi simpatik rata-rata ada 20 persen dengan kalkulasi pelanggaran per hari 40 – 50 pelanggar.


Sebelumnya ketika tak sedang operasi simpatik mencapai 100 lebih pelanggar. “Itu karena kami melakukan upaya penekanan pada Dikyasa atau Dikmas kepada masyarakat melalui perkantoran, sekolah, perusahaan ataupun toko-toko,” paparnya.

Dari jumlah tersebut pelanggaran rata-rata pada SIM serta STNK yang didominasi oleh remaja serta pelajar di bawah umur 30 tahun serta mereka langsung ditilang.Tapi bila pelanggaran ringan tak menghidupkan lampu karena rusak, atau plat yang ada ada tulisan lambang-lambang tertentu agar dicopot serta kepada pengendara diupayakan untuk ditegur, selepas itu disuruh untuk menandatangai surat pernyataan untuk tak melakukan pelanggaran lagi.

“Untuk truk atau bongkar muat box yang melanggar rambu-rambu akan ditilang, itu bukan pelanggaran ringan makanya langsung ditilang karena bisa memicu kemacetan,” paparnya.

Kepada pengendara diimbau agar menyiapkan serta melengkapi surat-surat

administrasi berkendara, karena keselamatan adalah nomor satu, dengan kelengkapan serta safety riding maka keselamatan itu akan bisa tercapai serta terwujud.[radarpekalongan]

KOMENTAR ANDA

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Operasi Simpatik Candi 2015 Berlaku untuk POLRI Rating: 5 Reviewed By: Dhani Habib AlHuda