Latest News
Wednesday, April 1, 2015

Gempa Tremor Gunung Slamet Kembali Terekam


SeputarPemalang.Com - Diketahui gunung Slamet sampai kini masih berstatus waspada, dimana aktifitas yang terjadi terus dipantau oleh Pusat Vulkanologi serta Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunung Api Slamet Desa Gambuhan Kecamatan Pulosari. Serta terhitung semenjak 3 hari pamungkas terekam adanya gempa tremor dengan dominan 10 milimeter.
 

Bagi pengamat di Pos Pengamatan Gunung Api Slamet Gambuhan, Sukedi, Gunung Slamet adalah gunung api tertinggi di Jawa Tengah serta tertinggi di Pulau Jawa selepas Semeru. Namun tinggi serta besarnya gunung tak menjadi alasan ancaman yang menakutkan. Pasalnya yang menakutkan tergantung sifat serta karakter letusanya. Serta beberapa
 


Dimana bahaya gunung api yang harus diketahui diantaranya adalah awan panas atau aliran piroklastik (Wedus gembel) , karena dilihat dari suhu serta kecepatanya yang sangat tinggi, yakni 400 sampai 1200 derajat celcius dengan kecepatan 15 kilometer per menit.
 

“Letusanya dapat menimbulkan ispa serta penyakit mata saat kita tak mampu menghindarinya, juga terdapat gas beracun, lemparan batu serta semburan lava pijar. Itulah beberapa hal penting bahaya gunung api,” ungkapnya, Hari Selasa (31/3).
 

Tapi disisi lain gunung api juga mampu menjadi sumber kehidupan, karena suburnya tanah disekitar mampu menyimpan potensi yang masih banyak serta belum tergali.

Serta banyak yang membawa berkah, akan namun tak boleh lengah karena bahaya selalu mengintai kita. Serta gunung api menyimpan misteri apa saja yang mungkin terjadi, sehingga diperlukan kewaspadaan setiap ketika, terlebih saat gunung tersebut masih berada diatas normal.
 

Lewat data yang terekam di Pos Pengamatan Gambuhan, pada Tanggal 28 serta 29 Maret 2015 terekam gempa tremor pada jam 17.57- 23.38, serta tanggal 30 Maret 2015 terjadi tremor pada jam 08.41- 13.00 dengan dominan di angka 10 milimeter.

PVMBG juga masih merekomendasikan jarak streril di 2 kilometer dari puncak, karena bahaya dari gunung api sewaktu-waktu dapat terjadi. Sehingga diimbau agar warga selalu mengindahkan rekomendasi tersebut demi keselamatan serta keamanan.
 

“Kalau suara dentuman kadang memang terdengar, namun itu adalah hal yang biasa. Terlebih semenjak gunung statusnya tak normal, harapanya menjadi normal kembali sehingga kita dapat melakukan aktifitas sebagaimana di jarak yang dekat dengan gunung” papar Muhaimin warga Pulosari. [radarpekalongan]


KOMENTAR ANDA

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Gempa Tremor Gunung Slamet Kembali Terekam Rating: 5 Reviewed By: Dhani Habib AlHuda