Latest News
Thursday, March 26, 2015

KPU Pemalang: Calon Bupati Tidak Boleh Ada Kepentingan Konflik


SeputarPemalang.Com -Pemilukada atau Pilkada Bupati dan Wakil Bupati secara serentak akan digelar di beberapa kabupaten/ kota di Jawa Tengah. Tercatat ada 21 kabupaten/ kota yang bakal menggelar Pilkada serentak yang dijadwalkan pada bulan Desember 2015. 

Namun ada yang berbeda dengan aturan sekarang dibanding dengan aturan sebelumnya. Diantaranya adalah calon bupati yang mendaftar tidak boleh ada ikatan keluarga atau kepentingan konflik interes dengan incumbent. Demikian disampaikan anggota KPU Provinsi Jawa Tengah Ikhwaudin di sela-sela kunjungan ke KPU Kabupaten Pemalang, Jum’at (20/03).

Menurut Ikhwanudin, seseorang yang akan mencalonkan diri sebagai bupati tidak boleh ada ikatan keluarga dengan incumbent atau seseorang yang pernah menjabat sebagai bupati 2 periode keluarganya tidak boleh mencalonkan diri sebagai bupati. 


Ikatan tersebut misalnya kepada orang tuanya, ikatan terhadap adik, keponakan, istri, mertuanya dan sebagainya yang masih ada ikatan saudara/ keluarga.

“Itu mengikat baik keatas, kebawah maupun ke samping,” ujar Ikhwanudin.

Intinya seseorang yang akan mencalonkan diri sebagai bupati setiap keluarganya belum pernah menjabat sebagai bupati dan benar-benar bukan merupakan hubungan keluarga dengannya.


Selain itu seorang bupati yang sudah dua kali menjabat tidak boleh mencalonkan diri sebagai wakil bupati hal tersebut berbeda dengan peraturan sebelumnya yang masih diperbolehkannya.

“Seorang bupati menjabat 2 kali, tidak boleh mencalonkan diri sebagai wakil bupati,” katanya.

Selain tidak boleh ada kepentingan konflik interes dengan incumbent, syarat lainnya yang harus dipatuhi oleh seorang calon bupati adalah tidak dicabut hak pilihnya atau hak memilihnya oleh pengadilan karena suatu perkara dan tidak dikenai jatuhan hukuman dengan ancaman minimal 5 tahun, walaupun vonisnya tidak 5 tahun serta berusia minimal 25 tahun untuk bupati dan 35 tahun untuk gubernur dan berpendidikan serendah-rendahnya adalah SLTA.

Disampaikan oleh Ikhwanudin. Bahwa calon dapat mencalonkan melalui dua jalur yaitu jalur partai politik dan jalur independent. Jalur partai politik syaratnya adalah bisa menggunakan persyaratan kursi yang harus memiliki kursi 20 persen di kabupaten/ kota dan persyaratan suara adalah minimal 25 persen perolehan suara pemilu kemarin.


“Untuk independent ada peningkatan syarat dukungan yaitu 6,5 sampai 10 persen tergantung jumlah penduduknya,” terangnya.

Ditambahkan, bahwa KPU provinsi saat sekarang sudah melakukan berbagai persiapan diantaranya persiapan teknis terutama dalam segi anggaran. Terkait Pemilukada sudah diatur sesuai dengan undang-undang yang sudah ditetapkan oleh DPR yang diantaranya semua calon harus memenuhi beberapa persyaratan diatas. [radarpekalongan]



KOMENTAR ANDA

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: KPU Pemalang: Calon Bupati Tidak Boleh Ada Kepentingan Konflik Rating: 5 Reviewed By: Dhani Habib AlHuda