Latest News
Tuesday, March 3, 2015

Di Pemalang, Tarif Angkot Naik Rp 1.000


SeputarPemalang.Com - Sebagian angkutan umum kota dan desa di Pemalang mulai menaikkan tarif. Hal itu dilakukan setelah ada kenaikan harga premium per 1 Maret. Besaran kenaikan tarif sekitar Rp 1.000 per orang.

Trayek Pemalang hingga Asemdoyong, Kecamatan Taman, misalnya, yang sebelumnya Rp 6.000 per orang, kini menjadi Rp 7.000 per orang. Salah seorang sopir angkot jurusan Pemalang-Asemdoyong, Mukti mengatakan, kenaikan tarif menjadi Rp 7.000 per orang mulai diberlakukan pada Senin (2/3).

Kenaikan tarif tersebut diperoleh dari hasil kesepakatan para sopir angkot. Terkait dengan kenaikan tarif tersebut, sejumlah penumpang ada yang menerima dan dan menolak. Bagi penumpang yang telah mengetahui kenaikan BBM, kenaikan tarif tersebut tidak diprotes, dan memaklumi.

”Tetapi penumpang yang tidak mengetahui adanya kenaikan BBM, menolak membayar lebih,” kata Mukti saat ditemui di terminal angkot Pemalang, kemarin.

Total mobil angkot di Pemalang sekitar 120 unit dengan sejumlah trayek atau jurusan. Untuk jurusan Pemalang hingga Asemdoyong sebanyak 13 unit. 

”Sekarang ini jalur Pemalang- Asemdoyong sedang sepi, hal itu dipengaruhi oleh aktivitas para nelayan. Apabila kondisi laut cukup baik dan hasil tangkapan melimpah, banyak warga Asemdoyong yang bepergian ke kota, sehingga angkot ramai,” imbuhnya.

Tunggu Perkembangan Sopir angkot jalur Pemalang- Sumberharjo, Wardoyo mengatakan, untuk trayek angkot Pemalang-Sumberharjo tarifnya masih sama yaitu Rp 5.000 per orang. 

Kru angkot belum berani menaikkan tarif karena belum berkoordinasi dengan yang lainnya. Namun tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat tarif angkot trayek tersebut akan naik seperti trayek lainnya yang lebih dahulu menaikkan tarif. 

Meski demikian, pihaknya masih menunggu perkembangan dalam beberapa hari ke depan. Kenaikan harga BBM otomatis akan memengaruhi biaya operasioanl kendaraan, salah satunya untuk pembelian BBM. 

”Kami berharap masyarakat atau penumpang bisa maklum apabila tarif angkot dinaikkan,” ujar Wardoyo.

Salah satu penumpang angkot, Isnaini menuturkan, pihaknya berharap tidak ada kenaikan tarif angkot, apabila ada kenaikan harus disesuaikan dengan kenaikan BBM. Apabila kenaikan tarif tinggi, masyarakat akan keberatan.

”Saya berharap kenaikannya tarif antara Rp 500 per orang, hingga Rp 1.000 per orang itu sudah maksimal. Apabila kenaikan lebih dari Rp 1.000 per orang kasihan warga yang tidak mampu,” ujar dia. [suara merdeka]


KOMENTAR ANDA

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Di Pemalang, Tarif Angkot Naik Rp 1.000 Rating: 5 Reviewed By: asri yatno