Latest News
Friday, January 30, 2015

Sekda : Daya Beli Rendah, Introspeksi Bersama


Seputar Pemalang -  Tanggal 24 Januari 2015, Kabupaten Pemalang genap berusia 440 tahun. Maka suatu hal penting yang harus dilakukan dalam setiap peringatan hari jadi adalah harus digunakan sebagai perenungan, evaluasi dan interopeksi.

Demikian disampaikan Santoso mantan Sekda Kabupaten Pemalang, yang juga mantan anggota DPRD Pemalang di sela-sela mengikuti acara hari jadi di pendopo, kemarin. Menurut Santoso, apa yang sudah mampu diperbuat untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. Sebaliknya apa yang belum mampu diperbuat untuk menjadi bahan renungan bersama.

Santoso yang juga mantan Anggota DPRD Kabupaten Pemalang periode 2009-2014 mengatakan, tugas pokok penyelenggaraan pemerintahan daerah adalah mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan, peran serta masyarakat dan peningkatan daya saing daerah.

Dalam upaya melaksanakan tugas pokok tersebut, maka kepala daerah telah diberikan panduan dan arah kebijakan selama lima tahun yang tertuang di dalam Peraturan Daerah Kabupaten Pemalang Nomor : 5 tahun 2011 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Pemalang (RPJMD) Tahun 2011 – 2016. RPJMD. Disamping berisi arah kebijakan dan target kinerja selama 5 (lima) tahun.

Adapun target kinerja tersebut meliputi aspek kesejahteraan masyarakat, aspek pelayanan umum dan aspek daya saing. Maka untuk mengukur tingkat capaian dari aspek kesejahteraan masyarakat salah satunya menggunakan Indek Pembangunan Manusia (IPM).

Berdasarkan tingkat capaian IPM Kabupaten Pemalang data terakhir tahun 2013 sebesar 71,26 dan  berada pada urutan ke 33 di tingkat Propinsi Jawa tengah. Target Capaian IPM menurut RPJMD untuk tahun 2013 seharusnya sebesar 72,8 dan untuk tahun 2015 ini harus mampu mencapai 73,8. Untuk tingkat capaian dari sisi angka melek huruf sebesar 91,09 pada tahun 2013 dan pada tahun 2015 harus mencapai 97. Sehingga tingkat capaian rata-rata lama sekolah pada tahun 2013

sebesar 6,56. Sedang target di RPJMD pada tahun 2013 sebesar 8 dan pada tahun 2015 harus mencapai 9. Angka Harapan Hidup (AHH) pada tahun 2013 sebesar 68,52 dan pada tahun 2015 harus mencapai 69,80.

“Satu indikator yang menuntut perhatian kita lebih serius dari semua adalah masih rendahnya daya beli masyarakat yaitu sebesar 645,35 pada tahun 2013.Apabila kita telusuri, daya beli masyarakat yang rendah ini ternyata berada di perdesaan,” katanya.

Disamping indikator tingkat capaian tersebut dilihat dari IPM, masyarakat awam biasanya menggunakan indikator sederhana. Yaitu dengan melihat kondisi infra struktur jalan. Menurut data tertulis, jalan yang kondisinya baik pada tahun berkisar 66,53% . Kenyataan di lapangan prosentase jalan yang rusak masih sangat tinggi, sedangkan target menurut RPJMD pada tahun 2013 sebesar 90% dan pada tahun 2015 jalan kondisi baik harus mencapai 95%.

Tanggung jawab bersama
Dari hasil evalusi tersebut, bisa disimpulkan bahwa tingkat capaian kinerja masih jauh dari harapan. Dan ini adalah merupakan tantangan serta tanggungjawab semua. Meskipun secara teknis, administratif, yuridis dan politis merupakan tanggungjawab pemerintah daerah selaku eksekutor.

Oleh karena itu langkah penting yang perlu dilakukan untuk mewujudkan tata pemerintahan yang baik di Kabupaten Pemalang pada tahun 2015, yang merupakan tahapan pemantapan adalah pembenahan manajemen.

Pembenahan tersebut, harus dilakukan secara menyeluruh terhadap pelaku-pelaku fungsi manajemen semenjak perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Tentunya dengan dibarengi penataan personil yang cerdas secara intelektual, emosional dan spiritual.

Ditataran kebijakan juga  harus ada program kegiatan “pengungkit” yang “pro poor” seperti, usaha kecil dan menengah, investasi yang padat kerja, pengembangan agropolitan. Selain itu, mengefektifkan program wajar dikdas 12 tahun, pola hidup bersih dan sehat dengan ditopang tersedianya infrastruktur dasar yang memadai. “Insya Allah dengan kebersamaan semua pihak, Pemalang akan semakin maju,”tandasnya.

KOMENTAR ANDA

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Sekda : Daya Beli Rendah, Introspeksi Bersama Rating: 5 Reviewed By: asri yatno