Latest News
Sunday, August 10, 2014

Kesaksian Sopir Truk Besar Agar Bisa Lolos Lewati Jembatan Comal

Kendaraan Besar Bisa Lolos Melewatu Jembatan Comal 9 Agustus 2014.- Tribun
Seputar Pemalang -  Seorang sopir truk fuso atau tronton trayek Semarang Jakarta mengaku tidak kaget adanya beberapa oknum polisi lalu lintas Polres Pemalang bertugas di Jembatan Comal ditangkap oleh Propam Polda Jateng.

Sebut saja Didik sopir truk yang baru saja tiba di Semarang setelah balik dari Jakarta, Sabtu (9/8) tengah malam. Dia mengaku dimintai uang Rp 400 ribu oleh oknum polisi yang berjaga. Si peminta itu sebenarnya bukan polisi tapi perantara antara sopir dengan polisi. 

Perantara atau kurir itu biasanya nongkrong di warung makan atau kedai dekat jembatan Comal.

Sementara truk-truk berat di atas 12 ton diparkir atau tertahan di pinggir jalan beberapa ratus meter dari Jembatan  Comal. "Maka sopir itu pun negosiasi dengan kurir tersebut.  Setelah membayar Rp 400 ribu maka sopir itu pun segera menjalankan truk untuk melintasi jembatan Comal," kata Didik.

Menurut penuturan Didik, ada beberapa truk yang bisa lolos melintasi jembatan Comal meski berat beban total kendaraan tersebut lebih dari 30 ton. Kondisi seperti ini terjadi dari arah Semarang maupun Jakarta.

Namun demikian, tidak sedikit sopir truk yang kecewa lantaran sudah terlanjur bayar ratusan ribu, begitu tiba di Jembatan Comal ternyata masih ditolak dan dipaksa putar arah. Sopir pun tak bisa protes karena di penjagaan itu ada unsur Polisi, TNI dan Dishub.

Bagi Didik dan teman-temannya sesama sopir, memilih untuk bayar Rp 400 ribu hingga Rp 600 ribu tetapi perjalanan lancar dan singkat bisa melintasi Jembatan Comal dibanding harus memutar lewat jalur selatan. Jika lewat jalur Selatan maka solar lebih boros dan waktu perjalanan makin lama. Kerugian makin besar dibanding dengan bayar Rp 400 ribu.

Anton sopir truk gandeng mengaku terlanjur bayar Rp 600 ribu supaya kendaraannya bisa mengantar barang dari Kudus ke Jakarta.  

Dia sudah lapor bosnya bahwa harus bayar sejumlah rupiah untuk bisa lolos melewati Jembatan Comal. Bosnya pun mengizinkan. Pembayaran kepada kurir dilakukan di warung makan sebelum Jembatan Comal.

Tapi begitu tiba di Jembatan Comal, kendaraannya diadang oleh petugas yang menegaskan truknya harus putar arah. Anton bersikeras bahwa dia harus lewat. 

Akhirnya Anton berusaha bayar lagi kepada petugas yang mencegatnya. Setelah bayar Rp 200 ribu, truk gandeng itu pun lolos melewati Jembatan Comal.  

Begitu beberapa meter lolos dari Comal, lagi-lagi dia dicegat ditanyai oleh petugas kenapa bisa lolos. Anton bingung mau jawab apa. (tribun)


KOMENTAR ANDA

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Kesaksian Sopir Truk Besar Agar Bisa Lolos Lewati Jembatan Comal Rating: 5 Reviewed By: asri yatno