Latest News
Wednesday, April 23, 2014

Karyawan Sri Ratu Pekalongan Tuntut Perusahaan Bayar Pesangon

Karyawan Sri Ratu Pekalongan - Tribun
Seputar Pemalang - Karyawan PT Sritama Ratu atau Sri Ratu Pekalongan yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) menuntut perusahaan membayar pesangon sesuai anjuran yang dikeluarkan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Pekalongan.

"Kami menunggu selama lima bulan. Tapi sampai sekarang tidak ada penyelesaian. Padahal, Dinsosnakertrans sudah mengeluarkan anjuran," keluh Ketua Pimpinan Serikat Pekerja (PSP) Serikat Pekerja Nasional (SPN) PT Sritama Ratu Pekalongan Afrizal, Selasa (22/4).

Berdasarkan anjuran yang dikeluarkan Dinsosnakertrans Kota Pekalongan pada 2 April, perusahaan diharuskan membayar pesangon untuk 196 karyawan sebesar Rp 4,547 miliar.

Namun dalam risalah mediasi perselisihan hubungan industrial antara karyawan dan manajemen Sriratu yang dikeluarkan Dinsosnakertrans Kota Pekalongan pada 10 April dijelaskan, atas anjuran mediasi hubungan industrial tersebut, pihak pekerja atau buruh menerima anjuran mediator tersebut. Sementara pihak pengusaha menolak. "Pengusaha seharusnya memenuhi anjuran tersebut," tegas Afrizal.

Hari ini, puluhan karyawan Sri Ratu Pekalongan mendatangi Sri Ratu yang telah ditutup operasionalnya sejak November tahun lalu. Mereka berniat melakukan audit atas barang-barang yang masih tersimpan di dalam Sri Ratu.

Namun, Heri Purwanto, karyawan yang memegang kunci gedung Sri Ratu menolak memberikan kunci tersebut. Alasannya, rencana tersebut tanpa sepengetahuan manajemen Sri Ratu Semarang.[suara merdeka]


KOMENTAR ANDA

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Karyawan Sri Ratu Pekalongan Tuntut Perusahaan Bayar Pesangon Rating: 5 Reviewed By: asri yatno