Latest News
Wednesday, April 23, 2014

Jalan Pantura Lajur Utara Akan Ditutup 8 Bulan

Foto - Antara
Seputar Pemalang -  Jembatan Sipait, yang selama ini dianggap sebagai biang kemacetan di Jalur Pantai Utara (Pantura) wilayah Kabupaten Pekalongan, akan dirombak secara total setelah Lebaran 2014. Selama delapan bulan proses pengerjaan perombakan, Jalur Pantura lajur utara akan ditutup.

“Sekarang masih dalam proses lelang proyeknya,” kata Kepala Satuan Kerja Wilayah I Bina Marga Provinsi Jawa Tengah, Sumarjono, kepada Tempo, Selasa, 22 April 2014.

Sumarjono mengatakan perombakan total Jembatan Sipait membutuhkan biaya sekitar Rp 26 miliar. Pekerjaan itu termasuk proyek kontrak tahun jamak (multiyears) 2014-2015. 

Menurut dia, lantai baja Jembatan Sipait akan diganti beton. Pondasi jembatan juga akan diperkuat. Jembatan Sipait yang menghubungkan Kabupaten Pemalang dan Pekalongan itu menggunakan sistem lantai baja orthotropic. Berdasarkan data Pusat Komunikasi Publik Subdit Jembatan Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, jembatan itu dibangun sejak 1977 dengan sistem lantai beton. Pada 2010, lantai beton itu diganti lantai baja. Jembatan berlantai baja itu diresmikan awal 2011.

Lantai jembatan diganti dengan alasan kekakuan struktur rangka dan pelat beton jembatan sering mengakibatkan jembatan retak-retak. Namun, belum genap empat tahun, lantai baja yang dinilai bakal memperpanjang umur jembatan itu ternyata sudah lapuk. Segmen-segmen pelat baja di lantai jembatan itu mudah lepas tiap dilindas kendaraan berat.

Rencana pembongkaran Jembatan Sipait disambut gembira warga Kota dan Kabupaten Pekalongan. “Tapi kalau lajur utara ditutup total, pengalihan arus di lajur selatan bisa menyebabkan kemacetan parah,” kata Aulia Hakim, warga Kelurahan Medono, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan.[tempo]


KOMENTAR ANDA

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Jalan Pantura Lajur Utara Akan Ditutup 8 Bulan Rating: 5 Reviewed By: asri yatno