Latest News
Wednesday, March 12, 2014

Kegempaan Gunung Slamet Sudah Meningkat Sejak 2 Maret

Pos Pengamatan Gunung Slamet di Desa Gambuhan, Pulosari, Pemalang, Jawa Tengah - Kompas
Seputar Pemalang - Adanya peningkatan kegempaan dari aktivitas Gunung Slamet yang berada 5 Kabupaten yaitu Pemalang, Banyumas, Brebes, Tegal, dan Purbalingga di Provinsi Jawa Tengah, maka PVMBG menaikkan status dari Normal (level I) menjadi Waspada (level II) terhitung 10 Maret 2014 pukul 21.00 WIB.


"Peningkatan kegempaan sudah berlangsung sejak 2 Maret 2014 hingga sekarang. Pada 8-10 Maret 2014 terjadi 441 gempa hembusan dan 9 kali gempa vulkanik dangkal. Kepala PVMBG telah melaporkan kenaikan status ini kepada Kepala BNPB," kata Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Selasa (11/3/2014).

Sutopo mengatakan, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak panik. Rekomendasi masyarakat, wisatawan, pendaki tidak diperbolehkan mendaki dan beraktivitas dalam radius 2 km dari kawah Gunung Slamet.
Tindakan yang perlu dilakukan BPBD sehubungan dengan naiknya status waspada adalah penyuluhan, sosialisasi, penilaian bahaya, pengecekan sarana dan pelaksanaan piket terbatas.

"Sejarah letusan Gunung Slamet berlangsung sejak abad 19 dimana sering mengalami erupsi skala kecil. Aktivitas terakhir adalah pada Mei-Juni 2009 yang mengeluarkan lava pijar," lanjutnya.[tribun]


Dengan demikian saat ini ada 
1 gunung status Awas 
(level IV) yaitu G.Sinabung. 
3 status Siaga (level III): 
Karangetang, Rokatenda, Lokon. 
19 status Waspada
Slamet, Kelud, Raung, Ibu, Lewotobi Perempuan, Ijen, Gamkonora, Soputan, Sangeangapi, Papandayan, Dieng, Gamalama, Bromo, Semeru, Talang, Anak Krakatau, Marapi, Dukono dan Kerinci.


KOMENTAR ANDA

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Kegempaan Gunung Slamet Sudah Meningkat Sejak 2 Maret Rating: 5 Reviewed By: asri yatno