Latest News
Saturday, December 7, 2013

Pantai Blendung Banyak Dikunjungi Kawula Muda

Rindangnya pohon cemara dipantai Blendung - IST
Seputar Pemalang - Desa Blendung adalah desa di kecamatan Ulujami, Pemalang, Jawa Tengah, Indonesia. Pada desa ini terletak obyek wisata Pantai Blendung, yang merupakan muara dari Sungai Pemalang. 

Setiap Jumat Kliwon di tempat ini diadakan sedekah laut oleh para nelayan agar tangkapannya semakin banyak.Pantai ini terletak di Desa Blendung Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang tepatnya berada sekitar 26 kilometer arah timur laut dari ibu kota Kabupaten Pemalang. 

Akses untuk menuju ke Pantai Blendung cukup bagus. Dari pertigaan Ambokulon Jalan Raya Pantai Utara ke arah utara dengan mengendarai sepeda motor /kendaraan pribadi hanya membutuhkan waktu sekitar kurang lebih 15 menit.

Terlebih lagi setelah pada 2008 Pihak dari Dinas Perhubungan Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang melakukan peningkatan sarana dan prasarana pariwisata di Pantai Blendung. 

Kondisi pantai ini masih cukup alami dan berhawa sejuk karena cukup rindang pohon-pohon yang ada di kawasan tersebut sehingga masyarakat menjadi nyaman. Hamparan pasir di sepanjang tepi pantai biasanya menjadi mainan bagi setiap masyarakat yang mengunjunginya. Pantai Ini tak kalah juga dengan Pantai Widuri.

Fasilitas yang saat ini terdapat di sana di antaranya adalah gardu pandang yang dapat digunakan untuk menikmati pemandangan laut luas yang indah dari ketinggian.Wisata Pantai Blendung sangat cocok di jadikan tujuan wisata keluarga disaat akhir pekan.

SEJARAH 

Percaya atau tidak pantai Blendung di wilayah Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang konon airnya dapat mempererat tali kasih calon pengantin. Pengaruh cerita itu tampak pada setiap malam Jumat Kliwon banyak pasangan muda-mudi yang datang ke sana untuk membasahi muka atau kaki dengan air pantai.

Juru kunci pantai Bledung Mbah Suwaryo menuturkan, legenda mengenai pantai itu sampai kini masih dipercayai oleh sebagian masyarakat. Tidak jelas cerita legendanya, namun konon pantai itu mampu memberikan berkah. Pengunjung yang berkepentingan dalam soal spritual biasanya akan diantar oleh Mbah Suwaryo ke sumur yang dikeramatkan yang letaknya di pinggir pantai.

Sumur itu disebut-sebut sangat misterius, karena lokasinya dapat berpindah-pindah di areal sekitar pantai. Biasanya sumur itu muncul dalam radius 100 meter dari bibir pantai di tanah yang ditumbuhi rerumputan. Sumur itu, konon hanya dapat ditemukan oleh yang berjodoh, sehingga bagi pengunjung sering menggunaan air pantai sebagai pengantinya.





Biasanya para muda-mudi yang datang ke tempat itu hanya membasuh muka dengan air pantai. Atau berjalan-jalan di bibir pantai dengan kaki telanjang agar kakinya menyentuh ombak. Entah kenapa hal itu juga dipercayai dapat melanggengkan perjodohan mereka.

Cerita lain yang terkit dengan pantai Blendung adalah keberadaan Mbah Tumpuk. Konon ia tokoh gaib berbentuk ular besar yang melingkar-lingkar dan tampak menumpuk. Cerita-cerita itulah yang berpengaruh terhadap daya tarik objek wisata yang kini dikelola oleh masyarakat Desa Blendung itu.


Menurut salah seorang supranatural yang tidak mau disebutkan namanya, “Sebenarnya sumur ghoib yang dimaksud berada sekitar 25 meter ke laut (lurus dari menara pantai ke utara) dengan diameter 1 meter, di atasnya ada sebilah keris berdiri melayang di jaga oleh dua ekor ular besar di atas bibir sumur, melingkar. 

Airnya tawar walau berada di tengah air laut. Nah air tersebutlah yang mempunyai khasiat luar biasa untuk pengobatan dan lain-lain jika bisa mengambilnya. Hal ini berhubungan erat dengan keberuntungan,” ujarnya sambil konsentrasi menunjuk lokasi.

Dengan segala keterbatasan serta kekurangan yang dimiliki, Pantai Blendung saat ini tetap mampu menjadi salah satu tempat alternatif bagi masyarakat untuk sedikit melupakan rutinitas sehari-hari. 

Bukan merupakan hal mustahil kelak pada masa yang akan datang, obyek wisata Pantai Blendung mampu menjadi seperti obyek wisata yang melekat di hati masyarakat Kabupaten Pemalang dan sekitarnya jika ditangani lebih profesional, dikelola dengan lebih baik lagi, dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang lainnya serta dijaga, dirawat, dan dikembangkan lebih modern.

Sebenarnya Pantai Blendung merupakan salah satu obyek wisata bahari andalan Kabupaten Pemalang, namun masih dikelola secara konvensional, di mana orang-orang yang menjadi petugas adalah kepanjang tangan kepala desa, sehingga tata kelola terkesan tidak profesional dan karcis tanda masuknya pun diduga tidak resmi, menurut penuturan beberapa pengunjung dan ada pula yang telah membayar di pintu masuk tetapi tidak diberi karcis.[Berbagai sumber]


KOMENTAR ANDA

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Pantai Blendung Banyak Dikunjungi Kawula Muda Rating: 5 Reviewed By: asri yatno