Latest News
Wednesday, December 18, 2013

Mahasiswa Paduraksa, Pemalang Tewas Mengapung di Sungai Sungapan

Sungai Sungapan - SCTV
Seputar Pemalang Febri Senja Laksana (20), warga RT 3 RW 1 Kelurahan Paduraksa, Selasa (17/12) siang, ditemukan tewas. Mayat mahasiswa UPS Tegal semester lima ini, mengapung di Sungai Sungapan dengan kondisi mengenaskan karena tubuhnya sudah membengkak.

Penemuan mayat Febri, anak Sukirno berawal saat sekitar pukul 11.30 WIB, sejumlah siswa sekolah yang sedang asik tongkrongan di Bedungan Sungai Sungapan di dekat Makam Pahlawan Penggarit dikejutkan adanya sesosok mayat yang mengapung di sungai. spontan, mereka pun berlarian melaporkan penemuan mayat itu ke petugas penjaga bendungan, Siswanto, yang rumahnya tidak jauh dari TKP.

Mendapat laporan tersebut, Siswanto bergegas langsung menuju lokasi untuk memeriksa kebenarnnya. Usai memastikan penemuan mayat, dia pun melaporkan ke polisi desa setempat.

Polisi Desa Sungapan Slamet menuturkan, penemuan mayat yang dilaporkan Siswanto, ditruskannya ke Polsek Pemalang. “Setelah mendapat laporan penemuan mayat di Bendugan Sungai Sungapan, saya langsung lapor ke Polsek Pemalang,” kata Slamet.

Kabar penemuan mayat itu akhinrya tersebar luas, sehingga membuat warga di sekitarnya berbondong-bondong menuju lokasi kejadian untuk melihatnya. Termasuk Kepala Desa Sungapan Junali dan Kepala Desa Penggarit Imam Wibowo yang juga turut serta mendatangi lokasi kejadian, setelah mendapat laporan penemuan mayat tersebut.

Beberapa menit kemudian, Kapolsek Pemalang AKP Utomo bersama anggotanya dan petugas puskesmas tiba di TKP untuk mengevakuasi jasad korban dan memeriksanya. Untuk keperluan pemeriksaan, usai dievakuasi mayat dibawa ke Rumah Sakit Umum Dr M Ashari guna keperluan visum.

Saat ditemukan, baik petugas maupun warga belum dapat mengenali identitas mayat yang tewas mengenaskan itu. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, di saku celananya ditemukan sebuah dompet yang berisi kartu identitas yaitu KTP dan kartu pelajar.

Ternyata mayat itu adalah warga Kelurahan Paduraksa. Orang tua korban, Sukirno, setelah dikabari penemuan mayat anaknya langsung menuju lokasi penemuan. Dia pun membenarkan bahwa mayat itu adalah anaknya yang sudah dua hari dicari, karena tidak kunjung pulang ke rumah.

Kapolsek Pemalang AKP Utomo saat akan dikonfirmasi tidak bersedia memberikan keterangan lebih detail. Kapolsek beralasan yang berwenang memberikan keterangan adalah pimpinannya yaitu Kapolres Pemalang.

“Maaf saya belum bisa memberikan keterangan terkait masalah ini, karena yang berwenang memberikan keterangan adalah pimpinan,” tegasnya. (radartegal)


KOMENTAR ANDA

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Mahasiswa Paduraksa, Pemalang Tewas Mengapung di Sungai Sungapan Rating: 5 Reviewed By: asri yatno