Latest News
Tuesday, December 17, 2013

Baru Kali Ini Pemalang Macet!!

Satelit pos
Seputar Pemalang - Perhelatan Widuri Carnival 2013 yang digelar Sabtu (14/12) siang kemarin setidaknya menjadikan Pemalang sebagai kota besar, meskipun hanya satu hari. Kota besar seperti Jakarta, identik dengan kemacetan, dan Pemalang benar-benar dibuat macet dengan acara devile yang memakan seluruh jalan dari perempatan Sirandu melalui Jalan A Yani hingga Alun-alun, sejak siang hingga sore Sabtu kemarin.

Akses jalan menuju jalan A Yani tidak bisa dipakai karena badan jalan dipakai semua untuk acara jalan kaki peserta widuri Carnival. Akibatnya hampir di semua titik jalan di sekitar Jalan A Yani menjadi macet karena pengalihan arus. Demikian pula dengan ditutupnya jalan utama dari selatan arah Purwokerto dan sebaliknya, karena Sirandu ditutup untuk persiapan kontingen devile.

Jalan Tentara Pelajar depan MTs dan MAN, yang menjadi alternatif kendaraan lewat menjadi wilayah paling macet. Demikian pula di cabangan jalan di dekatnya seperti di jalan Pemuda dan jalan lingkar selatan menuju banjaran, menjadi penuh kendaraan. “Baru kali ini Pemalang bisa macet mas, sudah seperti Jakarta meskipun cuma beberapa jam,” kata seorang Warga Cibelok bernama Eko.

Sementara Sarno warga Paduraksa menuturkan, dia harus ikut ngantre di jalan depan MTs karena harus pulang dari arah Pemalang. “Iya mas, jadi macet kaya yang di tipi-tipi. Akhirnya ikut sabar dan bisa sampai rumah meskipun lebih lama waktunya dari hari biasa. Melewati MTs saja butuh waktu sekitar setengah jam,” katanya.

Pada kesempatan acara itu, sejumlah seni pertunjukan dari perwakilan 14 kecamatan di Pemalang mengikuti devile dalam Widuri Carnival 2013. Pertunjukan khas seperti sintren, kuntulan, kebo ijo, tari seni dodolan dan berbagai kekhasan lain diperagakan dengan manis di depan panggung kehormatan yang dibuat di Alun-alun Pemalang.

Tidak hanya itu, tampilnya sejumlah makanan Pemalang seperti kamir, rempeyek jirem (Siji Marem), dan jajanan lain sebagainya menjadi kekhasan tersendiri bersama ditampilkannya sejumlah produk unggulan seperti kain sarung tenun toldem, mainan anak-anak kaligelang, dan banyak lagi lainnya.

Apresiasi warga Pemalang pun menyemut dari Kawasan perempatan Sirandu hingga sepanjang Jalan A Yani sampai di Alun-alun Pemalang. Pada acara itu, sejumlah kontingen kecamatan membagi-bagikan souvenir kepada masyarakat.

Demikian pula acara rayahan tumpeng kamir kendit yang ditandai dibukanya penutup oleh Bupati Pemalang H Junaedi SH MM, sebagai puncak acara, mengisyaratkan acara digelar demi tercapainya tujuan besar demi sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat Pemalang.

“Puncaknya kan saat rayahan tumpeng kendit itu oleh masyarakat. Coba diamati, di sanalah inti kegiatan Widuri Carnival ini, yaitu pada akhirnya semua demi masyarakat,” kata Junaedi saat ditemui di Melati Resto Widuri, setelah acara Widuri Carnival.

Iring-iringan devile carnival sendiri diawali dengan tampilnya group drum band dari Lantamal Surabaya, untuk kemudian di belakangnya sebuah kuda gagah dinaiki Sekda Pemalang Drs Budhi Rahardjo MM, sebagai pemimpin rombongan.

Berikutnya lima kereta yang ditarik kuda dinaiki Bupati dan istri, wakil bupati dan istri, Ketua DPRD dan istri, duta wisata pemalang dan kereta berisi model perempuan.

Seluruh pejabat mengenakan seragam beskap Jawa. Termasuk di belakangnya berbaris rapi jalan kaki pejabat SKPD Pemalang yang diikuti di belakangnya barisan 222 kepala desa dan lurah yang ada. (Tri Atmodjo-satelitpos)

KOMENTAR ANDA

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Baru Kali Ini Pemalang Macet!! Rating: 5 Reviewed By: asri yatno